Breaking News:

Empat Pelaku Pengeroyokan di Polder Tawang Semarang Terjerat Pasal 170 KUHP, 1 Masih Bawah Umur

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Johan Valentino menuturkan mereka terpengaruh minuman keras alias mabuk.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Empat remaja diamankan di Mapolsek Semarang Utara, Minggu (13/1/2020) kemarin 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polsek Semarang Utara masih mengamankan 4 remaja terkait kasus pengeroyokan di Polder Tawang, Minggu (12/1/2020) sore.

Empat remaja itu warga Kebonharjo, Semarang Utara. 

Korban masih tetangga para pelaku.

Abdul Mengaku Curi Kotak Amal di Musala Untuk Beli Obat Orangtuanya

Beredar di Whatsapp WA Lambang Bintang David dan Nazi di Singgasana Kerajaan Agung Sejagat Purworejo

KM Ceria 1 Tenggelam di Perairan Karimunjawa, KSOP Semarang Masih Tunggu Keterangan ABK

Bantaran Sungai Bulanan Ambles, 7 Rumah di Weleri Kendal Terancam Longsor

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Johan Valentino menuturkan mereka terpengaruh minuman keras alias mabuk.

Mereka semula terlibat cek-cok, saling intimidasi dengan adu tatap-menatap.

"Namanya sedang mabuk, jadi mudah terpicu.

Saat kami identifikasi, para pelaku dengan korban tidak memiliki dendam tertentu," jelas Kompol Johan kepada tribunjateng.com, Senin (13/1/2020).

Dalam aksi pengeroyokan itu, kata Johan, korban dinyatakan masih selamat meski dalam kondisi terluka.

Kini, dia mengungkapkan, para pelaku tengah ditahan di Mapolsek Semerang Utara dan akan disangkakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

"Satu di antara pelaku masih di bawah umur.

Pelaku itu berusia 15 tahun.

Kemungkinan didiversi sesuai hukum," sambungnya.

Lebih lanjut, dia mengakui beberapa hari terakhir ini, bentrok antar warga maupun kelompok kerap terjadi di wilayah Semarang Utara.

Namun dengan sergap, pihaknya langsung mengamankan sejumlah bentrokan sebelum korban jiwa muncul.

Seperti, bentrokan antar pelajar SMK di Pos 4 Pelabuhan Tanjung Emas pada Kamis (9/1/2020) dan pengeroyokan di Polder Tawang, Minggu (12/1/2020) lalu.

"Berkat dibantu kamera CCTV, kami bisa dengan cepat merespon segala kejadian di wilayah Semarang Utara.

Tempo lalu pun, kami menangkap pencuri mobil di wilayah Banyumanik.

Itu semua berkat adanya pantauan CCTV yang terhubung dengan Polsek kami," pungkas Johan. (Akhtur Gumilang)

Kapasitas TPA Jatibarang Berkurang, DLH Kota Semarang Berencana Memberlakukan Restribusi Sampah

Polemik Tagihan Pelanggan Capai Rp 18 Juta Belum Selesai, Pihak PDAM Semarang Cuma Diwakili Teknisi

Viral di Medsos Video Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo Kuasai Dunia, Polisi Akan Panggil Raja

Jembatan Sesek Penghubung Desa Nawangsari Kendal dan Sekitarnya Nyaris Roboh

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved