Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Fraksi PKB DPRD Jateng Berkomitmen Jadi Laboratorium Politik bagi Para Milenial

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Jawa Tengah siap memfasilitasi mahasiswa dan masyarakat umum yang hendak belajar politik.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
IST
Bekerjasama dengan Fraksi PKB DPRD Jateng, Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) menggelar sekolah parlemen di ruang Badan Anggaran DPRD Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Jawa Tengah siap memfasilitasi mahasiswa dan masyarakat umum yang hendak belajar politik.

Seperti pada Sabtu (11/1/2020) lalu, Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) menggelar sekolah parlemen yang bekerja sama dengan F-PKB.

Ketua FPKB DPRD Jateng, Sarif Abdillah mengatakan, siap berkomitmen menjadi laboratorium politik untuk generasi milenial dan masyarakat umum.

Fakta Baru Kematian Lina: Makanan Terakhir Diduga Jadi Penyebab Kematian Lina dan Sempat Masuk IGD

Pemprov DKI Jakarta Akan Wajibkan Warga Beli Mobil Baru Bawa Surat Punya Garasi dari Kelurahan

Ana Riana Pemeran Rinjani di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan Akan Menikah, Ini Tanggapan Mas Pur

Heboh Kerajaan Agung Sejagat Purworejo Kekuasaannya di Seluruh Dunia, Ini Kata Ganjar

Acara berlangsung di Ruang Badan Anggaran (Banggar) Gedung Berlian DPRD Jateng Jalan Pahlawan Semarang.

"Ini agar seluruh peserta dapat merasakan atmosfer pembahasan kebijakan anggaran yang sesungguhnya.

Dan dari ruang itulah hajat hidup dan seluruh aspek kepentingan masyarakat Jawa tengah diperjuangkan," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (13/1/2020).

Didampingi Dekan Fisip Unwahas, Agus Riyanto, beberapa narasumber dari praktisi, dosen ilmu politik, serta dua legislator dari PKB, Chamim Irfani dan Tazkiyatul Muthmainnah.

Chamim menuturkan sekolah parlemen seperti ini penting guna menggerakkan nalar kritis.

Menurutnya, politik itu menyangkut hajat hidup orang banyak, dan penyelenggaraan pemerintahan harus diawasi.

"Jadi kepada seluruh peserta dan mahasiswa selagi masih muda wajib hukumnya bersikap kritis," ujarnya.

Jika tidak kritis, lanjutnya, bisa menjadi kerugian tersendiri.

"Dan kelak bangsa ini hanya mewariskan generasi yang monoton dengan lemahnya gagasan dan pengawasan yang tidak efektif," imbuh Sekretaris Komisi D DPRD Jateng itu.(mam)

Puluhan Petani di Desa Jambean Kidul Pati Brajak Tikus, Apa Itu?

Januari 2020, Ada Promo Diskon 50 Persen di Gerai Lee Cooper dan Cool Kids

Serba-serbi Imlek Sudah Tersedia di Kids Parcel Mal Ciputra Semarang, Shio Tikus jadi Tema

Ke Purbalingga, Tak Lengkap Rasanya bila Tak Coba Soto Kriyik Bu Karsini

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved