Jelang Imlek, Pengiriman Barang dari Pelabuhan Tanjung Emas ke Tiongkok Mengalami Penurunan
Jelang perayaan Imlek trafik pengiriman dari dan menuju Tiongkok lewat Pelabuhan Tanjung Emas mengalami penurunan.
Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jelang perayaan Imlek trafik pengiriman dari dan menuju Tiongkok lewat Pelabuhan Tanjung Emas mengalami penurunan.
Hal itu dikarenakan libur panjang yang diberlakukan di Tiongkok saat mendekati perayaan Imlek.
Meski demikian, penurunan pengiriman tersebut diimbangi dengan peningkatan pengiriman ke beberapa negara.
• Fakta Baru Kematian Lina: Makanan Terakhir Diduga Jadi Penyebab Kematian Lina dan Sempat Masuk IGD
• Pemprov DKI Jakarta Akan Wajibkan Warga Beli Mobil Baru Bawa Surat Punya Garasi dari Kelurahan
• Ini Dia Sinuhun Totok Pimpinan Kerajaan Agung Sejagat Purworejo yang Menghebohkan
• Heboh Kerajaan Agung Sejagat Purworejo Kekuasaannya di Seluruh Dunia, Ini Kata Ganjar
Dikatakan Ketua DPC Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Pelabuhan Tanjung Emas, Supriyono, baik impor maupun ekspor belum bisa dilakukan secara maksimal pekan ini.
"Terutama barang masuk dan keluar dari Tiongkok, karena di sana libur panjang jelang Imlek, bahkan lebur mereka hampir satu bulan," katanya, Senin (13/1/2020).
Dilanjutkan Supriyono, pengiriman barang ke Tiongkok akan efektif dilakukan pekan mendatang.
"Ya kemungkinan pengiriman akan efektif dilakukan beberapa pekan mendatang, tapi kami sudah meninjau jadwal kapal yang akan berangkat dan datang untuk menghindari keterlambatan pengiriman," paparnya.
Supriyono menuturkan, ada 1.000 kontiner yang setiap hari dikirim lewat Pelabuhan Tanjung Emas.
"Karena agenda tahunan jadi kami memakluminya.
Selain penurunan juga terjadi peningkatan pengirman ke sejumlah negara mencapai 30 persen, jadi imbang kalau dikalkulasi," tuturnya.
Ia menambahkan, adanya bencana banjir yang melanda beberapa daerah di Jateng tidak terlalu mengganggu trafik pengriman barang.
"Memang adanya banjir sedikit menghambat pengiriman kontainer, namun tidak terlalu signifikan.
Karena aktifitas truk masih bisa dilakukan, paling hanya terlambat beberapa jam karena terhalang banjir," tambahnya. (bud)
• Talkshow Kesehatan SMC RS Telogorejo, Dokter Arien Himawan Bahas Cara Hidup Paling Sehat sesuai DNA
• Baru Sebulan Tanaman Hias di Alun- alun Kota Tegal Rusak, Petugas Sebut Ulah PKL
• Jembatan Sesek Penghubung Desa Nawangsari Kendal dan Sekitarnya Nyaris Roboh
• Januari 2020, Ada Promo Diskon 50 Persen di Gerai Lee Cooper dan Cool Kids
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kegiatan-di-terminal-peti-kemas_20180906_075438.jpg)