Breaking News:

Pengurus PGRI Brebes Curhat Gaji ke Anggota DRPD

Pada pertemuan itu, Ketua PGRI Kabupaten Brebes, Tarsono Henri Hermanto mengatakan, beban kerja GTT cukup berat.

Tribun Jateng/M Zainal Arifin
Puluhan pengurus PGRI Brebes melakukan audiensi dengan Komisi IV DPRD Brebes, Senin (13/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Puluhan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Brebes mendatangi kantor DPRD Brebes, Senin (13/1/2020).

Kedatangan mereka untuk mendesak DPRD Brebes agar menaikkan kesejahteraan Guru Tidak Tetap (GTT).

Ketua PGRI Kabupaten Brebes, Tarsono Henri Hermanto mengatakan, beban kerja GTT cukup berat.

Namun hal itu tidak diimbangi dengan honor yang diterima yang masih jauh dari Upah Minimum Kabupaten (UMK).

"Kesejahteraan GTT cukup memprihatinkan.

Setiap bulannya, para GTT di Brebes paling tinggi menerima honor sebesar Rp 500 ribu," kata Tarsono, dalam audiensi dengan Komisi IV DPRD Brebes.

Dikatakannya, beban kerja GTT tak jauh beda dengan guru yang berstatus negeri.

Bahkan, tak jarang GTT dituntut aktif dalam berbagai kegiatan sekolah maupun luar sekolah.

Hal itu tentunya menambah pengeluaran para GTT.

"Karena itu, kami datang ke DPRD ini untuk bersilaturahmi dengan Komisi IV, sekaligus meminta adanya peningkatan kesejahteraan bagi GTT di Brebes," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved