Breaking News:

Banjir di Desa Trimulyo Demak Telah Surut, Warga Tunggu Giliran Air Bersih untuk Semprot Lumpur

Para pengungsi belum bisa menempati rumah mereka lantaran harus membersihkannya terlebih dulu dari lumpur yang ditinggalkan banjir.

Penulis: Moch Saifudin | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Moch Saifudin
Warga menyedot air sisa banjir untuk membersihkan rumahnya dari lumpur, Senin (13/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Banjir di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Demak, surut setelah bendungan sementara rampung.

Namun, para pengungsi belum bisa menempati rumah mereka lantaran harus membersihkannya terlebih dulu dari lumpur yang ditinggalkan banjir.

Seorang warga, Suhadi (30), mengatakan, dirinya masih tetap bertahan di tempat pengungsian lantaran belum rampung membersihkan rumahnya dari lumpur yang ditinggalkan banjir.

Iran Serang Bertubi-tubi Pangkalan Militer Amerika, 6 Jam Ratusan Tentara Denmark Sembunyi di Bunker

Fakta Baru Kematian Lina: Makanan Terakhir Diduga Jadi Penyebab Kematian Lina dan Sempat Masuk IGD

Anna Shock Apa Yang Dia Lihat Saat Ikut Intip dari Lubang Pintu di Kamar Pengantin Baru

Ini Dia Sinuhun Totok Pimpinan Kerajaan Agung Sejagat Purworejo yang Menghebohkan

"Ini masih di sini (tempat pengungsian) menunggu giliran air bersih dan PAM-nya nyala.

Karena harus disemprot menggunakan pompa.

Kamar mandi saja belum bisa digunakan," ujar warga Dukuh Gobang, RT 2 RW 3 Desa Trimulyo, Senin (13/1/2020).

Dia melanjutkan, sejak banjir hari pertama, Kamis (9/1/2020), dirinya mengungsi di atas tanggul dalam satu tenda sementara bersama tujuh kerabatnya.

Menurut Suhadi, dirinya memilih mengungsi di tanggul untuk menjaga harta benda dan peliharaannya, kambing yang terkumpul di titik tanggul.

"Istri dan anak saya mengungsi di kantor kecamatan," jelasnya.

Suhadi menceritakan, rumahnya terendam hingga satu meter lebih.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved