Bupati Batang Wihaji Beri Bantuan Lima Pemilik Warung Korban Puting Beliung di Pantai Celong
Bupati Batang, Wihaji, memberikan bantuan berupa sembako dan uang kepada lima pemilik warung korban bencana puting beliung.
Penulis: dina indriani | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bupati Batang, Wihaji, memberikan bantuan kepada lima pemilik warung korban bencana puting beliung di obyek wisata Pantai Celong, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Senin (13/1/2020).
Bantuan tersebut berupa sembako dan uang senilai Rp1,5 juta untuk dua orang, Rp1 juta untuk dua orang, dan Rp1 Juta untuk pembangunan masjid di Desa Kedawung.
"Ada lima warung yang roboh tersapu angin puting beliung.
Maka Pemkab hadir memberikan sedikit bantuan untuk meringankan beban korban bencana alam," ujarnya, saat kunjungan di Pantai Celong.
• Fakta Baru Kematian Lina: Makanan Terakhir Diduga Jadi Penyebab Kematian Lina dan Sempat Masuk IGD
• Anna Shock Apa Yang Dia Lihat Saat Ikut Intip dari Lubang Pintu di Kamar Pengantin Baru
• Ini Dia Sinuhun Totok Pimpinan Kerajaan Agung Sejagat Purworejo yang Menghebohkan
• Pemprov DKI Jakarta Akan Wajibkan Warga Beli Mobil Baru Bawa Surat Punya Garasi dari Kelurahan
Bupati Wihaji bersama rombongan juga memberikan pemahaman kebencanaan sebagai antisipasi agar bencana tidak terulang kembali.
Walaupun bencana digerakkan oleh alam, lanjutnya, tapi harus diantisipasi.
"Warung-warung yang dekat pantai akan kita tata.
Selain agar terlihat indah, nyaman, dan cantik, juga untuk antisipasi meminimalisir bencana," jelasnya.
Pemkab mengapresiasi relawan bencana, PMI, BPBD, Kepolisian, dan TNI yang telah sigap membantu evakuasi dan pembersihan puing-puing bencana.
"Saya sudah perintahkan, apapun yang terjadi dengan bencana, agar cepat dilayani dan segera lakukan tindakan serta recovery," ujarnya.
Bupati Wihaji menyatakan, Pantai Celong bisa menjadi potensi unggulan wisata di Kabupaten Batang.
Karena sudah diusulkan sebagai rest area jalan tol berbasis TOD (Transit Orientid Development) di KM 360 Tol Semarang-Batang.
"Saya pastikan ramai karena obyek wisata Pantai Celong kita integrasikan dengan rest area TOD sekaligus sebagai pusat LNG atau Gas yang investasinya Rp1,5 tiliun," jelasnya.
Disampaikannya, kawasan Pantai Celong merupakan peninggalan Belanda yang sampai sekarang tidak pernah terjadi rob, tingkat kedalamannya pun tidak pernah berubah.
"Pantai Celong menyuguhkan keindahan alamnya, yang menurut sejarahnya sebagai pelabuhan pada masa penjajahan," ujarnya.
Korban puting beliung, Wijayanti, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati Wihaji atas kepedulianya.
"Kejadian bencana pukul 11.05 WIB.
Angin datang dari arah laut dan menggulung lima warung hingga roboh," jelas Wijayanti.
Ia juga berterima kasih atas kerja cepat relawan, BPBD, Kepolisian, dan TNI yang ikut membantu membersihkan puing-puing warung.
"Kalau wacana Pemkab untuk penataan warung, kami sangat senang dan setuju, yang penting kami bisa berjualan lagi," pungkasnya. (din)
• Ana Riana Pemeran Rinjani di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan Akan Menikah, Ini Tanggapan Mas Pur
• PSSI Lepas Nike, Seragam Timnas Indonesia Pakai Merek Apparel Asal Thailand, Ini Kata Cucu
• Heboh Kerajaan Agung Sejagat Purworejo Kekuasaannya di Seluruh Dunia, Ini Kata Ganjar
• Awal Kecurigaan Putri Hakim Jamaluddin pada Ibu Tirinya Sebelum Kasus Kematian Sang Ayah Terungkap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-batang-wihaji-beri-bantuan-korban-puting-beliung.jpg)