Derita TKI Neng Oyah Aipah Disiksa Majikan di Arab Saudi, TKW Itu Meronta Ingin Pulang

Selama dua tahun bekerja sebagai TKW di Arab Saudi, Neng Oyah Aipah dikabarkan kerap mengalami tindakan tak menyenangkan karena mendapat perlakuan

Derita TKI Neng Oyah Aipah Disiksa Majikan di Arab Saudi, TKW Itu Meronta Ingin Pulang
(Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama)
Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Purwakarta bernama Neng Oyah Aipah warga Pasawahan disiksa majikannya di Arab Saudi dan meminta dipulangkan. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWAKARTA - Selama dua tahun bekerja sebagai TKW di Arab Saudi, Neng Oyah Aipah dikabarkan kerap mengalami tindakan tak menyenangkan karena mendapat perlakuan kasar dari majikannya.

Tenaga Kerja Wanita ( TKW) asal Purwakarta bernama Neng Oyah Aipah warga Pasawahan disiksa majikannya di Arab Saudi dan meminta dipulangkan.

Anggota DPRD Purwakarta, Ceceng Abdul Qodir mengatakan kasus penyiksaan TKW ini berawal dari laporan pihak keluarga bahwa sudah enam bulan tak bisa berkomunikasi dengan pihak keluarga di Purwakarta.

Kondektur Kejar 2 Pelaku Pelemparan Bus Jurusan Surabaya-Yogya di Sragen, Pelaku Masih Bau Kencur

BREAKING NEWS : Sinuhun dan Istri Diamankan Polisi Polres Purworejo, Keraton Agung Sejagat Digeledah

Pengakuan Sri Rezeki, Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Saya Dijanjikan Dolar US

Iran Serang Bertubi-tubi Pangkalan Militer Amerika, 6 Jam Ratusan Tentara Denmark Sembunyi di Bunker

"Pihak keluarga akhirnya cari informasi ke temannya yang juga menjadi TKW di sana. Nah, menurut laporan temannya, Neng Oyah Aipah ini disiksa majikannya dan mencari bantuan," kata Ceceng, Selasa (14/1/2020).

Selanjutnya, Ceceng pun mengaku langsung menindaklanjuti ke Kementerian Tenaga Kerja dan BNP2TKI yang menangani khusus buruh migran atau TKW.

"Kami sudah komunikasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan BNP2TKI agar kasus TKW ini segera diselesaikan dan dipulangkan. Jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan," ujarnya.

Tak hanya itu, pihak Neng Oyah pun kini telah membuat laporan ke KBRI yang ada di Jeddah dan berharap kasus ini bisa secepatnya terselesaikan, karena menyangkut nyawa serta harga diri tenaga kerja bangsa Indonesia.

"Neng Oyah sebelum bekerja di majikan sekarang sempat kerja di salon teman majikannya. Tapi, neng Oyah difitnah sama temannya, sehingga pindah ke majikan baru tanpa sepengetahuan, hingga yang sekarang ini dapat perlakuan kekerasan," ujar Aab Abdurahman selaku saudara sepupu neng Oyah, di Purwakarta.

Aab juga menjelaskan bahwa Neng Oyah ini bekerja bersama tiga orang temannya.

Selama dua tahun Neng Oyah mendapat tindak kekerasan atau penganiayaan.

Halaman
123
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved