Dibangun Taman Wisata Sejarah Salatiga, Dance Minta Warga Pemilik Lahan Jangan Berebut Jual Lahan

DPRD Kota Salatiga meminta masyarakat yang memiliki lahan di kawasan Taman Wisata Sejarah Salatiga (TWSS) untuk tidak terburu-buru menjualnya.

Dibangun Taman Wisata Sejarah Salatiga, Dance Minta Warga Pemilik Lahan Jangan Berebut Jual Lahan
Tribunjateng.com/M Nafiul Haris
Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - DPRD Kota Salatiga meminta masyarakat yang memiliki lahan di kawasan Taman Wisata Sejarah Salatiga (TWSS) untuk tidak terburu-buru menjualnya.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit menyusul adanya pembangunan TWSS di Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.

Menurut Dance, permintaan yang sifatnya imbauan tersebut juga berlaku bagi masyarakat yang berdomisili pada kawasan pengembangan wisata secara umum di Kota Hati Beriman.

Wacana Nelayan Pantura Bisa Cari Ikan di Perairan Natuna, HNSI Pekalongan: Perlu Banyak Pertimbangan

Tinjau Tanggul Jebol Sungai Babakan Brebes, Gubernur Jateng Temukan Pelanggaran Tata Lingkungan

"Itu semua bertujuan supaya masyarakat tidak menyesal."

"Terlebih biasanya adanya momen pembangunan kawasan wisata rawan permainan spekulan tanah."

"Dimana mereka memanfaatkan program pengembangan pariwisata di Salatiga," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (14/1/2020).

Dance berharap, ketika tanah yang dimiliki masyarakat status kepemilikan masih milik pribadi apabila kawasan pengembangan pariwisata kemudian maju.

UKSW Kembali Buka Pendaftaran PPG Prajabatan Mandiri, Kouta Cuma 200 Peserta Tahun Ini

Berpotensi Ancam Ratusan Jiwa, Penanganan Darurat Tanggul Kali Bodri Kendal Diupayakan, Ini Caranya

Masing-maisng lanjutnya, dapat memanfaatkan dengan membuka usaha.

Ia menambahkan, multi player effect pariwisata pada perekonomian sangat besar.

Karena itu, masyarakat sekitar kawasan pariwisata bisa memanfaatkan lahan yang ada atau keterampilannya untuk membuat usaha.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved