DPRD Kota Semarang Berharap Aplikasi Tumbasin Tingkatkan Minat Beli Warga ke Pasar Tradisional

Aplikasi Tumbasin yang diinisiasi mahasiswa Kota Semarang dan diperkenalkan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mendapatkan apresiasi

DPRD Kota Semarang Berharap Aplikasi Tumbasin Tingkatkan Minat Beli Warga ke Pasar Tradisional
tribunjateng/eka yulianti fajlin
Wali Kota Semarang meninjau Pasar Pedurungan beberapa waktu lalu 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aplikasi Tumbasin yang diinisiasi mahasiswa Kota Semarang dan diperkenalkan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mendapatkan apresiasi dari DPRD Kota Semarang.

Aplikasi belanja online di pasar tradisional ini dinilai bisa meningkatkan daya beli masyarakat ke pasar tradisional.

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Susilo mengatakan, daya beli masyarakat ke pasar tradisional mulai berkurang.

Satpol PP Kota Semarang Tertibkan 47 PKL Sepanjang Trotoar Gajah Birowo, Sudah 3 Kali Diperingatkan

Kampung Safety Riding Pertama di Indonesia Masuk Nominasi Ajang Lurah Hebat Kota Semarang

Inspektorat Kota Semarang Tak Indahkan Surat Edaran Menpan RB, Netizen Lakukan Ini

Dishub Kota Semarang Akan Gembok Motor Parkir Sembarangan

Hadirnya aplikasi ini bisa menjadi terobosan yang bagus untuk lebih menghidupkan pasar tradisional.

"Pada prinsipnya selama itu untuk perbaikan dan kelanjutan pasar itu bagus.

Pasar tradisional yang semakin lama semakin sepi diberi kemudahan akses," tutur Joko, Selasa (14/1/2020).

Ia berharap, Pemkot Semarang bisa menangkap peluang ini sebagai inovasi untuk mengembangkan pasar tradisional.

Dalam aplikasi Tumbasin, baru ada empat pasar yang terdaftar, yaitu Pasar Karangayu, Pasar Peterongan, Pasar Pedurungan, dan Pasar Bulu.

Diharapkan, kedepan pasar-pasar lain bisa masuk ke dalam aplikasi.

"Pemkot harus banyak inovasi.

Halaman
1234
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved