Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Foto Macan Tutul Mati di Hutan Gunung Muria Pati

Foto seekor macan tutul ditemukan mati di Hutan Gunung Muria dibagikan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng melalui grup Whatsapp

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Kuku macan tutul yang mati di Hutan Gunung Muria Pati 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Foto seekor macan tutul ditemukan mati di Hutan Gunung Muria dibagikan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng melalui grup Whatsapp, Selasa (14/1/2020).

Berikut Foto-foto seekor macan tutul mati di Hutan Gunung Muria Pati.

Tampak dalam foto petugas sedang mengidentifikasi kematian macan tutul di Hutan Gunung Muria Pati.

Macan Tutul Ditemukan Mati di Hutan Gunung Muria Pati, BKSDA Jateng Selidiki Penyebab Kematian

Berikut Ini 12 Kapolres dan Pejabat Utama Baru di Polda Jateng

Pengakuan Sri Rezeki, Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Saya Dijanjikan Dolar US

Mbak You Beberkan Rahasia di Balik Peci Teddy: Kalau Dilepas Auranya Lain

Seekor anak macan tutul (Panthera Pardus Melas) berusia sekira 1,5 tahun ditemukan dalam keadaan mati di kawasan hutan Gunung Muria, tepatnya di Kebun Sekar Gading, Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Minggu (12/1/2020) lalu.
Seekor anak macan tutul (Panthera Pardus Melas) berusia sekira 1,5 tahun ditemukan dalam keadaan mati di kawasan hutan Gunung Muria, tepatnya di Kebun Sekar Gading, Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Minggu (12/1/2020) lalu. (ISTIMEWA)
Kuku macan tutul yang mati di Hutan Gunung Muria Pati
Kuku macan tutul yang mati di Hutan Gunung Muria Pati (ISTIMEWA)
macan tutul yang mati di Hutan Gunung Muria Pati, Minggu (12/1/2020)
macan tutul yang mati di Hutan Gunung Muria Pati, Minggu (12/1/2020) (ISTIMEWA)

Seekor anak macan tutul (Panthera Pardus Melas) berusia sekira 1,5 tahun ditemukan dalam keadaan mati di kawasan hutan Gunung Muria, tepatnya di Kebun Sekar Gading, Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Minggu (12/1/2020) lalu.

Mengenai hal ini, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Tengah Darmanto menjelaskan, bangkai macan tutul berjenis kelamin jantan tersebut ditemukan oleh Siti, istri dari Tarmuin, warga Dukuh Beji RT 3 RW 2, Desa Plukaran, Kecamatan Gembong.

“Lokasi ditemukannya kira-kira 50 meter dari kendang sapi. Bangkai macan tutul yang ditemukan dalam kondisi anus berdarah tersebut kemudian dikuburkan oleh masyarakat, sehari setelah ditemukan,” ujar Darmanto dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (14/1/2020).

Ia menyebut, Balai KSDA Jawa Tengah baru mendapat informasi mengenai kematian satwa dilindungi tersebut pada Senin, 13 Januari 2020 sore. Pihaknya pun langsung melakukan evakuasi.

Jelang tengah malam, sekira pukul 23.30 WIB, bangkai macan tutul tersebut sampai di Kantor Balai KSDA Jateng, diantarkan oleh petugas Resort Konservasi Wilayah (RKW) Pati dan Ketua Paguyuban Masyarakat Pelindung Hutan (PMPH) Gunung Muria, Shokib.

macan tutul yang mati di Hutan Gunung Muria Pati dievakuasi, Minggu (12/1/2020)
macan tutul yang mati di Hutan Gunung Muria Pati dievakuasi, Minggu (12/1/2020) (ISTIMEWA)

“Selanjutnya, kami bersama Drh Hendrik dari Semarang Zoo melakukan pemeriksaan kematian dengan rontgen dan uji laboratorium lambung dan usus,” jelasnya.

Pada hari ini, Selasa (14/1/2020), hasil pemeriksaan di Klinik Hewan Griya Satwa Lestari menyatakan, tidak ditemukan adanya proyektil/benda asing maupun luka baru di tubuh macan tutul tersebut.

Struktur tulangnya pun tidak mengalami perubahan.

“Selanjutnya, untuk mengetahui penyebab kematian lainnya, direncanakan akan dilakukan uji laboratorium lambung dan usus di Departemen Patologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga,” pungkasnya. (MZK)

.

Berikut kronologi berdasarkan laporan kepolisian

1. Pada hari minggu tanggal 12 Januari 2020 , pukul 09.00 WIB ibu siti istri bapak Tarmuin warga Dukuh Beji RT 3, RW 2, Desa Plukaran , Kecamatan Gembong mencium bahu busuk, setelah dicari ditemui bangkai macan tutul di kebun Sekar Gading yang kedudukannya kurang lebih 50 meter dari Kandang Sapi

2. Jam 11.00 WIB Anak bu Siti dibantu teman temannya dan disaksikan warga sekitar mengubur macan tutul tersebut, menurut Saudara Darto yang menyaksikan penguburan macan mengatakan sudah keluar belatung dari mulutnya dan keluar darah pada anusnya sehingga mereka beranggapan macan tersebut mati karena hbis melahirkan, penguburan macan ini ada warga yang mendokumentasikan baik melalui foto maupun video ,

3. Informasi macan mati ini viral di media sosial hingga sampai informasi ini masuk grup di PMPH pada jam 22.00 WIB, kemudian Pak Sokhib ketua PMPH mengerakkan anggotanya untuk mencari lokasi tersebut, Setelah

4. Pada hari senin tanggal 13 Januari 2020 jam 06.00 WIB PMPH mengecek titik lokasi setelah pasti benar informasi tersebut.

Jam 08.00 pagi disampaikan ke Petugas RKW Pati,

5. Jam 09.30 WIB PMPH dan petugas dari RKW Pati mengidentifikasi macan tersebut

6. Pada Jam 20.00 WIB petugas mengambil bangkai macan tutul tersebut untuk di visum ke Semarang Zoo, hasil pengamatan fisik macan berjenis kelamin jantan dan mati karena sakit.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved