Polda Jateng Akan Periksa Sinuhun & Istri Keraton Agung Sejagat Purworejo, Ini Kata Kombes Iskandar

Pasangan suami istri, Totok Santoso Hadiningrat dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja yang mengaku sebagai pimpinan Keraton Agung Sejagat (KAS) Purworejo akan

Polda Jateng Akan Periksa Sinuhun & Istri Keraton Agung Sejagat Purworejo, Ini Kata Kombes Iskandar
IST/Twitter via ReqNews
Totok Santoso Hadiningrat alias Sinuhun sebagai Raja Keraton Agung Sejagat, dan Dyah Gitarja sebagai Kanjeng Ratu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasangan suami istri, Totok Santoso Hadiningrat dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja yang mengaku sebagai pimpinan Keraton Agung Sejagat (KAS) Purworejo akan dipanggil Polda Jateng, Rabu (15/1/2020).

Mereka berdua diminta datang ke Polda Jateng untuk memberikan keterangan dan klarifikasi soal terbentuknya kerajaan yang berlokasi di Desa Pugong Jurutengah RT 3 RW 1, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana kepada Tribunjateng.com, Selasa (14/1/2020) ini.

Foto Penggeledahan Istana Keraton Agung Sejagat di Purworejo oleh Polisi, Warga Foto Sama Pak Bhabin

BREAKING NEWS : Sinuhun dan Istri Diamankan Polisi Polres Purworejo, Keraton Agung Sejagat Digeledah

Pengakuan Sri Rezeki, Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Saya Dijanjikan Dolar US

Mbak You Beberkan Rahasia di Balik Peci Teddy: Kalau Dilepas Auranya Lain

Iskandar mengetahui, adanya informasi soal kerajaan yang mengklaim akan menguasai dunia dan mengaku sebagai keturunan tahta dari Kerajaan Majapahit.

Dalam hal itu, kata Iskandar, Polda Jateng telah mengerahkan sejumlah petugas dari Ditintelkam dan Ditreskrimum untuk mengumpulkan data-data soal legalitas pendirian dari keraton tersebut.

"Masih didalami Intel dan Reskrim. Tim sudah berangkat. Kemungkinan, besok Selasa (15/1/2020), pasangan suami istri itu dipanggil ke Polda untuk dimintai keterangan klarifikasinya. Yang dipanggil Totok Santoso Hadiningrat dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja," ungkap Kombes Pol Iskandar.

Dari informasi yang dihimpun, mama Totok Santoso sebelumnya pernah muncul beberapa tahun silam.

Totok merupakan Dewan Wali Amanat Panitia Pembangunan Dunia Wilayah Nusantara Jogja Development Committe (DEC).

DEC sendiri merupakan organisasi yang pada waktu itu mirip dengan Gafatar.

Menurutnya, per Selasa (14/1/2020) ini, personel di Purworejo terus mengumpulkan data-data terkait legalitas hingga sejarah.

Halaman
1234
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved