Satpol PP Kota Semarang Tertibkan 47 PKL Sepanjang Trotoar Gajah Birowo, Sudah 3 Kali Diperingatkan

Satpol PP Kota Semarang menertibkan para pedagang di sepanjang trotoar Gajah Birowo Tlogosari, Selasa (14/1/2020).

Satpol PP Kota Semarang Tertibkan 47 PKL Sepanjang Trotoar Gajah Birowo, Sudah 3 Kali Diperingatkan
istimewa
Satpol PP Kota Semarang menertibkan 47 PKL sepanjang trotoar Gajah Birowo, Selasa (14/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menertibkan para pedagang di sepanjang trotoar Gajah Birowo Tlogosari, Selasa (14/1/2020).

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, mengatakan, puluhan PKL tersebut sudah mendapatkan tiga kali surat peringatan dari kelurahan dan kecamatan setempat untuk tidak berjualan di trotoar.

Namun, tidak dilaksanakan.

Pengakuan Sri Rezeki, Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Saya Dijanjikan Dolar US

Terungkap, Batu Ukir di Kerajaan Agung Sejagat Purworejo Dibuat Empu Wijoyo Guno Selama 2 Minggu

Inilah Nama Gelar dan Silsilah Bangsawan Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo

Fakta Baru Kematian Lina: Makanan Terakhir Diduga Jadi Penyebab Kematian Lina dan Sempat Masuk IGD

"Para pedagang sudah diperingatkan hingga tiga kali oleh Pak Lurah, namun mereka tidak mengindahkan peringatan itu, makanya hari ini Satpol PP Kota Semarang tertibkan," tegasnya.

Fajar menyebut ada 47 PKL yang ditertibkan.

Dalam penertiban, ia tetap mengedepankan sisi humanis agar tidak ada gesekan antara pedagang dan petugas.

Menurut Fajar, pembongkaran dilakukan lantaran banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan keberadaan PKL tersebut.

Mereka kerap menjadi penyebab kemacetan di wilayah tersebut.

"Selain membuat kumuh juga terkadang membikin macet, sehingga Satpol PP Kota Semarang turun tangan," ujarnya.

Selain itu, lanjut Fajar, tindakan penertiban lapak-lapak tersebut juga sebagai bentuk penegakkan Perda Nomor 11/2000 yang mengatur terkait fungsi pedestrian yang diperuntukan bagi pejalan kaki, bukan untuk PKL.

"Perdanya sudah sangat jelas, dilarang berjualan di pedestrian," tandasnya. (Eka Yulianti Fajlin)

Mbak You Beberkan Rahasia di Balik Peci Teddy: Kalau Dilepas Auranya Lain

Iran Serang Bertubi-tubi Pangkalan Militer Amerika, 6 Jam Ratusan Tentara Denmark Sembunyi di Bunker

Adipati Djajadiningrat Kerajaan Agung Sejagat: Bangun Keraton Agung tak Perlu Izin Indonesia

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun: Kecelakaan di Tol Batang, 2 Penumpang Avanza dari Jakarta Tewas

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved