Setiap Maghrib YAW Rutin Berkeliling Curi Sepeda di Purbalingga, Dijual di Facebook

Bandit spesialis pencurian sepeda kayuh sering melancarkan aksinya selepas maghrib di perumahan wilayah Kabupaten Purbalingga.

istimewa
Polsek Kalimanah menangkap pelaku pencurian sepeda kayuh, belum lama ini 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Polsek Kalimanah berhasil menangkap pelaku pencurian spesialis sepeda kayuh di Purbalingga.

Pelaku berinisial YAW (35), warga Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas.

Wakapolres Purbalingga, Kompol Widodo Ponco Susanto berujar tersangka sudah kali kedelapan mencuri sepeda.

 

Pengakuan Sri Utami, Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Saya Dijanjikan Dolar US

Panglima Langit Datangkan Nenek yang Rasuki Istri Anang Hermansyah, Ingin Ashanty Mati Perlahan

Terungkap, Batu Ukir di Kerajaan Agung Sejagat Purworejo Dibuat Empu Wijoyo Guno Selama 2 Minggu

Mbak You Beberkan Rahasia di Balik Peci Teddy: Kalau Dilepas Auranya Lain

Aksi terakhirnya mencuri sepeda milik Tohirman, di wilayah Kelurahan Kalikabong, Kamis (2/1/2020) lalu.

"Unit Reskrim Polsek Kalimanah melakukan penyelidikan.

Hasilnya bisa mengidentifikasi dan kemudian mengamankan pelaku pencurian berikut barang buktinya," kata Widodo dalam konferensi pers, belum lama ini.

Polisi, lanjut dia, mendapat petunjuk lantaran pelaku sering menjual sepeda curian melalui Facebook.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka berupa empat buah sepeda angin yaitu satu sepeda merek Aviator warna hitam strip hijau, satu sepeda merek Aviator warna hitam strip orange, satu sepeda merek Pasific warna merah strip putih dan satu sepeda merek Atlantis warna hitam strip merah.

Berdasarkan keterangan tersangka, ia mengaku melakukan pencurian pada malam hari selepas Maghrib dengan cara berkeliling mencari sasaran.

Setelah mendapat sepeda curian kemudian dibawa pergi dengan cara dinaiki.

Sedangkan uang hasil penjualan sepeda curian digunakan untuk keperluan sehari-hari.

"Atas perbuatan tersebut Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara," pungkas Wakapolres sesuai rilis yang diterima tribunjateng.com, Rabu (15/1/2020). (*)

Ingin Punya Jabatan Tinggi di Keraton Agung Sejagat Harus Setor Puluhan Juta Ke Raja dan Ratu

Awal Kecurigaan Putri Hakim Jamaluddin pada Ibu Tirinya Sebelum Kasus Kematian Sang Ayah Terungkap

Foto Macan Tutul Mati di Hutan Gunung Muria Pati

Misteri Batu Besar di Pelataran Kerajaan Keraton Agung Sejagad di Purworejo? Muncul Pukul 03.00 WIB

Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved