Miliki 425 Anggota Kerajaan, Ini Bisnis Dyah Gitarja Ratu Keraton Agung Sejagat

Keraton Agung Sejagat yang berdiri sejak tahun 2012 itu terletak di Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo Jawa Tengah. Ratu Dyah Gitarja sendiri buk

TRIBUNJATENG.COM- Pasangan suami istri Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat (42) dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja (41) saat ini tengah menjadi perbincangan lantaran mengaku sebagai pimpinan dari Keraton Agung Sejagat (KAS).

Keraton yang berdiri sejak tahun 2012 itu terletak di Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo Jawa Tengah. Namun baru saja menjadi ratu sejagad semalam, kini Totok Santoso Hadiningrat dan Ratu Dyah Gitarja harus berurusan dengan Polisi atas dugaan penipuan.

Masing-masing anggota yang ingin menjadi bagian dari Keraton Agung Sejagad akan dikenai tiket masuk sebesar Rp 3 Juta sampai Rp 30 Juta. Semakin tinggi uang yang disetorkan, semakin tinggi pula jabatan yang akan didapat dalam Keraton.

Hingga saat ini, Keraton Agung Sejagat sudah memiliki 425 anggota.

Saat tribunjateng.com menelusuri, Ratu Dyah Gitarja sendiri bukan merupakan nama aslli.

Istri dari Totok Santoso Hadiningrat itu bernama asli Fanny Aminadia.

Perempuan kelahiran 1979 itu juga memiliki 2 usaha bisnis. Yakni salon kecantikan dan restoran.

Hal tersebut dibeberkan sendiri oleh Ratu Dyah Gitarja melalui laman Facebooknya, Fanny Aminadia.

Bisnis salonnya beranama Nabila Beauty Care, sedangkan bisnis kulinernya bernama Angkringan Mepet Sawah Ambu.

Angkringan Ambu milik Fanny Aminadia alias Dyah Gitarja Ratu Keraton Agung Sejagat
Angkringan Ambu milik Fanny Aminadia alias Dyah Gitarja Ratu Keraton Agung Sejagat (Facebook/ Fanny Aminadia)

Baru saja menjadi ratu sejagad semalam, kini Totok Santoso Hadiningrat dan Ratu Dyah Gitarja harus berurusan dengan Polisi.

Keduanya ditangkap polisi pada Selasa (14/1/2020). Keduanya bakal dijerat dengan dua pasal.

Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan Kanjeng Ratu Dyah Gitarja yang mengaku sebagai pimpinan Keraton Agung Sejagat diancam pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Paalnya, masing-masing anggota yang ingin menjadi bagian dari Keraton Agung Sejagad akan dikenai tiket masuk sebesar Rp 3 Juta sampai Rp 30 Juta.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, Selasa (14/1/2020).

Ternyata Ratu dari Raja Keraton Agung Sejagat Bukan Istri Sah, Polisi Sudah Kantongi Cukup Bukti

Foto Dyah Gitarja Ratu Keraton Agung Sejagat, Bernama Asli Fanny Aminadia

Selain pasal penipuan, kata Iskandar, kedua pelaku juga diduga melanggar pasal 14 UU RI No 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

"Dalam pasal 14 tersebut, disebutkan barang siapa menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, maka dihukum maksimal 10 tahun penjara," jelas Kombes Pol Iskandar kepada Tribunjateng.com.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana menuturkan dalam hasil penyidikan hingga saat ini, ternyata masing-masing anggota yang ingin menjadi bagian dari KAS akan dikenai tiket masuk sebesar Rp 3 Juta sampai Rp 30 Juta.

Menurut Iskandar, anggota tersebut akan dijanjikan jabatan tinggi dalam KAS sesuai biaya masuk yang disetorkan kepada kedua pelaku.

Foto Fanny Aminadia alias Dyah Gitarja Ratu Keraton Agung Sejagat tahun 2016
Foto Fanny Aminadia alias Dyah Gitarja Ratu Keraton Agung Sejagat tahun 2016 (Facebook/ Fanny Aminadia)

"Apabila nominal tiket masuknya semakin besar atau tinggi, maka anggota tersebut akan diberikan jabatan yang tinggi dalam KAS," jelasnya.

Dalam penangkapan tersebut, Ditreskrimum Polda Jateng mengamankan juga sejumlah barang dan alat bukti di antaranya, KTP kedua pelaku, dokumen palsu berupa kartu-kartu keanggotaan, dan 10 orang saksi dari warga setempat.

Saat KTP kedua pelaku diperiksa, nama istri dari Sinuhun Totok ternyata bukan Ratu Dyah Gitarja, melainkan bernama Fanny Aminadia (41).

"Hingga saat ini, kedua pelaku masih diamankan dan diminta klarifikasinya soal KAS di Mapolres Purworejo. Ada kemungkinan akan dilanjut ke Mapolda Jateng," lanjutnya.

"Lebih lanjutnya akan disampaikan oleh Pak Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Dari pemeriksaan kami, ada 400 orang lebih yang ikut mendaftar dalam KAS sejak dideklarasikan pada 12 Januari 2020 lalu," pungkas Iskandar. (tribunjateng.com)

Panglima Langit Datangkan Nenek yang Rasuki Istri Anang Hermansyah, Ingin Ashanty Mati Perlahan

Pengakuan Sri Utami, Mantan Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Purworejo, Saya Dijanjikan Dolar US

Video Bacan Emeraldo Ular Piton Albino Tembus Rp 30 Juta, Primadona Pencinta Reptil

Penulis: Wilujeng Puspita
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved