Breaking News:

Polsek Laweyan Solo Tangkap 3 Penjudi, Berhenti Main Kalau Sudah Dengar Adzan Subuh

Polsek Laweyan menangkap 3 penjudi dadu di Kampung Mutihan Kota Solo. Para penjudi sering bermain hingga azan subuh.

tribunjateng/rifqi gozali
Kapolsek Laweyan, Kompol Ari Sumarwono (dua dari kanan) menginterogasi bandar judi, Agus Nugroho (tengah) di Mapolsek Laweyan Kota Solo, Rabu (15/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polsek Laweyan menangkap tiga penjudi dadu, Minggu (12/1/2020).

Kapolsek Laweyan, Kompol Ari Sumarwono mengatakan sedianya ada sekitar 10 orang berjudi.

Para penjudi lari tunggang-langgang saat digrebek Unit Reskrim, hanya tiga yang tertangkap.

Panglima Langit Datangkan Nenek yang Rasuki Istri Anang Hermansyah, Ingin Ashanty Mati Perlahan

Misteri Batu Besar di Pelataran Kerajaan Keraton Agung Sejagad di Purworejo? Muncul Pukul 03.00 WIB

Ternyata Ratu dari Raja Keraton Agung Sejagat Bukan Istri Sah, Polisi Sudah Kantongi Cukup Bukti

Pengakuan Puji Punggawa Kerajaan Agung Sejagat, Lokasi Bangunan Disebut Bekas Keraton Majapahit

"Mereka main judi di Kampung Mutihan Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan," ujar Ari saat jumpa pers di Mapolsek Laweyan, Rabu (15/1/2020).

Penjudi yang tertangkap yakni Agus Nugroho (45) warga Bangunkerto, Turi, Sleman.

Agus ini bertindak sebagai bandar.

Penjudi lain yakni Eko Purnomo (42) warga Kelurahan Pajang, Laweyan, Solo; dan Gatot Ruseno (42) warga Kelurahan Sondakan, Laweyan, Solo.

Penangkapan berdasar laporan masyarakat setempat.

Para penjudi selalu datang setiap Sabtu malam.

Laporan itu diterima oleh pihaknya sekitar sebulan yang lalu.

Halaman
123
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved