Toko Kelontong di Jumantono Kepergok Jual Rokok Ilegal, Satpol PP Karanganyar: Kami Sita 560 Batang

"Kami temukan 560 batang rokok tanpa cukai dari dua merek. Saat ini barang sudah dibawa pihak bea cukai," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
DOK SATPOL PP KABUPATEN KARANGANYAR
Anggota Satpol PP Kabupaten Karanganyar merazia sebuah toko kelontong di Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/1/2020). Di toko tersebut ditemukan ratusan batang dari dua merek rokok ilegal. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Satpol PP Kabupaten Karanganyar menyita 560 batang rokok ilegal saat inspeksi mendadak (sidak) beserta Satpol PP Provinsi Jawa Tengah dan Kantor Bea Cukai Jawa Tengah di sebuah toko kelontong di wilayah Karanganyar, Rabu (15/1/2020).

Kasi Penindakan Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Joko Purwanto mengatakan, sebelum melakukan sidak, pihaknya telah menentukan lima toko yang menjadi target operasi.

Lima toko kelontong tersebar di perbatasan Kecamatan Karanganyar Kota, Jumantono, dan Mojogedang.

Tembok Rumah Ambrol Diterjang Longsor, Warga Jenawi Karanganyar Sebut Terjadi Rabu Petang

Hujan Satu Jam di Karanganyar, Talud Ambrol SMK Negeri Jatipuro, Ruang Lab Tata Busana Dikosongkan

"Ada satu toko kelontong di Jumantono yang menjual rokok ilegal."

"Kami temukan 560 batang rokok tanpa cukai dari dua merek. Saat ini barang sudah dibawa pihak bea cukai," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (16/1/2020).

Sambung Joko, berdasarkan Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 26 Tahun 2015, penjual barang ilegal dapat dijatuhi hukuman pidana ringan.

Paling banyak denda Rp 50 juta dan kurungan penjara 3 bulan.

Pihaknya telah memberikan sosialisasi dan peringatan supaya tidak menjual rokok ilegal.

Tanda Pegawai Kecamatan Nakal Soal E-KTP, Sudah Jadi Tapi Ditahan, Minta Uang Kas Biar Cepat Dapat

Pengedar Sabu Ditangkap di Kedungwuni Pekalongan, Samsul Tak Sadar Jadi Bidikan Polisi

Bilaman kedapatan akan dikenai sanksi berat.

"Kalau nekat dan kami memergokinya akan kami jatuhi hukuman pindana ringan."

"Kami saat ini sekadar mengingatkan agar kooperatif, mematuhi aturan," imbuhnya.

Dikatakannya, selain rokok tembakau, penjual rokok elektrik (vapor) dan liquid juga diperiksa di saat yang sama.

"Yang elektrik ada monogramnya semua saat dicek dengan alat kami."

"Kami hanya mendapat rokok tembakau ilegal," pungkas Joko. (Agus Iswadi)

PKL Jalan Kartini Tegal Ini Gondol Motor Teman Indekos, Sekadar Ingin Bergaya Tunggangi Ninja R

Pedagang Pasar Pagi Nunggak Retribusi, Wali Kota Tegal: Akhir Bulan Ini Harus Dilunasi atau Segel

Hotel dan Rumah Makan di Salatiga Terapkan Penyesuaian Harga, Berlaku Mulai Februari

Niatnya Hentikan Pencuri Dihakimi Sekelompok Pemuda, Securiti Mal Semarang Justru Ikut Dihajar

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved