Breaking News:

Ternyata Keraton Agung Sejagat Dulu Pecah Kongsi di Klaten, Akhirnya Toto Buat Lagi di Purworejo

Sejumlah wartawan yang ikut meliput pendeklarasian kerajaan Keraton Agung Sejagat (KAS) pada Minggu (12/1/2020) lalu akan dimintai keterangan sebagai

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah wartawan yang ikut meliput pendeklarasian kerajaan Keraton Agung Sejagat (KAS) pada Minggu (12/1/2020) lalu akan dimintai keterangan sebagai saksi demi melengkapi berkas penyidikan.

Hal itu diungkapkan Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Budi Haryanto kepada Tribunjateng.com, di sela agendanya, Jumat (17/1/2020).

Dia menuturkan, sejumlah wartawan di Purworejo akan dimintai keterangan sebagai saksi yang disumpah untuk membantu penyidikan pihak Polda maupun Polres setempat.

Ika Kaget Mobil Innova Reborn Milik Suaminya Raib di Halaman Rumah

Inilah Sosok Calon Istri Sule Bukan Kalangan Artis, Berikut 6 Faktanya

Tak Percaya Warganya tak Punya Beras, Wihaji Langsung Cek Rumahnya, Hal tak Terduga Terjadi

Tolak Jual Garaga Rp 350 Juta, Panji Petualang: Harga King Cobra Sebenarnya Murah

Sebab, kata Budi, kedua tersangka yang kini ditahan pihaknya mengaku tidak mengundang wartawan saat pendeklarasian KAS di Kecamatan Bayan, Purworejo, beberapa waktu lalu.

Saat ditanyai berapa wartawan yang akan dimintai keterangan, Budi belum bisa merinci jumlahnya.

Namun, pihaknya menegaskan hanya memanggil demi kelengkapan berkas.

"Maka dari itu, kami ingin tahun kebenarannya seperti apa.

Kami butuh keterangan dari para wartawan di sana (Purworejo), seperti apa alurnya ceritanya.

Karena dari pengakuan wartawan di sana, mereka diundang," jelas Kombes Pol Budi.

Dirikan Secara Berjejaring

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved