Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Video Lumpuh 3 Tahun, Rohayah Tinggal Bersama Ayam

Rohayah (48) warga RT 3 RW 6 Dukuh Kaso Gunung, Desa Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah tinggal sendirian di sebuah gubug kecil.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Berikut ini video lumpuh 3 tahun, Rohayah tinggal bersama ayam

Rohayah (48) warga RT 3 RW 6 Dukuh Kaso Gunung, Desa Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah tinggal sendirian di sebuah gubug kecil.

Perempuan paruh baya ini, sudah tiga tahun hanya tergeletak di tempat tidur.

Kondisinya lumpuh.

Badannya kaku, sulit digerakkan.

Semua aktifitas dilakukan di atas tempat tidur.

Makan, minum, hingga buang hajat juga di kamar sempit dan pengap ini.

Kondisi rumah ini sangat sempit, berukuran sekira 3x4 meter.

Lantainya langsung tanah, berdinding bambu kayu bekas serta genteng yang berlubang.

Bahkan, kayu penyangga rumah sebagian lapuk, atap juga rusak dan bocor jika terjadi hujan.

Tidak hanya itu, rumah yang ditempati ibu paruh baya ini juga hampir ambruk.

Saat tribunjateng.com berada di lokasi, Rohayah sudah tidak berada di rumahnya.

Dia sudah di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kajen, oleh perangkat desa sejak Kamis (16/1/2020) malam untuk diberikan perawatan medis.

Tidak ada peralatan di dalam rumah, hanya tempat tidur yang kasurnya dipenuhi oleh serangga.

Bahkan gubug yang kecil tersebut tidak ada alat dapur dan alat makan.

Muhsirin (60) kakaknya Rohayah mengatakan Rohayah tinggal di Dukuh Kaso sudah enam tahun.

"Sebelum tinggal bersama keluarganya, adiknya tinggal di Dukuh Silumbung.

Adiknya tinggal di Dukuh Kaso karena mengalami sakit.

Kemudian, Rohayah tinggal di gubuk yang setiap malam dijadikan kandang ayam sudah 3 tahun," kata Muhsirin saat ditemui tribunjateng.com, Jumat (17/1/2020).

Menurutnya, suami dari Rohayah sudah lama meninggalkan adiknya.

Kemudian, untuk saudara yang lainnya sekali- kali datang ke rumah untuk menengok dan juga mengirim makanan.

"Saya membantu adiknya seadanya, tapi tidak setiap hari karena saya juga orang tidak mampu.

Kadang Rohayah tidak makan sehingga kelaparan karena tak ada makanan dan tidak bisa kemana-mana," ungkapnya.

Muhsirin menambahkan, warga juga sudah berupaya membantu seadanya, namun masih belum cukup.

"Kami sering kesini menengok, kadang membawakan makanan atau sekedar melihat kondisnya.

Jika buang hajat kami juga membantu dan memandikannya," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Kesra Kecamatan Doro Indah Mulyati usai meninjau rumah Rohayah mengatakan rumah yang ditinggali Rohayah sangat memprihatikan.

Bahkan tidak layak sekali untuk ditinggali.

"Tim dari kecamatan, puskesmas, dan dinas sosial datang kesini untuk mendata serta memeriksa Rohayah.

Hasilnya sudah dilaporkan ke pemerintah kabupaten.

Tidak hanya itu, Rohayah juga sudah diberikan perawatan di RSUD Kajen," katanya.

Menurutnya kejadian ini pihak kecamatan baru mengetahui, lantaran dari pemerintah desa tidak memberikan informasi hal tersebut.

"Dari hasil pendataan, Rohaya sudah pernah mendapatkan bantuan kursi roda pada Bulan Oktober 2019.

Lalu, Rohaya juga belum terkover bantuan KIS, PKH, BPNT dan juga belum masuk data terpadu kesejahteraan sosial atau yang sering disebut BDT," ungkapnya.

Indah menambahkan saat ini pihak kecamatan sedang berusaha untuk memberikan bantuan Rohayah yang mengalami lumpuh. (Indra Dwi Purnomo)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved