Breaking News:

Amankan Tahun Baru Imlek ke 2571, Polres Salatiga Siagakan Ratusan Personel

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2571 atau jatuh pada 25 Januari 2020 berdasarkan kalender masehi Polres Salatiga menyiagakan ratusan personel.

TRIBUNJATENG/M NAFIUL HARIS
Sejumlah warga Tionghoa sedang membersihkan klenteng menjelang perayaan Imlek ke 2571 di Klenteng Hok Tek Bio Kota Salatiga, Sabtu (18/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2571 atau jatuh pada 25 Januari 2020 berdasarkan kalender masehi Polres Salatiga menyiagakan ratusan personel.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan total personil yang disiapkan sebanyak 355 anggota polisi untuk menunjang pengamanan maksimal seperti perayaan Natal 2019 dan tahun baru 2020.

"Ratusan personil tersebut merupakan anggota semua satuan yang ada di Polres Salatiga. Mereka siap melaksanakan tugas pengamanan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi)," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Mapolresta Salatiga, Sabtu (18/1/2020)

Menurut AKBP Gatot, secara umum pengamanan Imlek sama seperti yang terapkan dalam pengamanan Natal 2019 dan tahun baru 2020.

Ia menambahkan, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan serta ancaman aksi terorisme kepada umat Tionghoa selama merayakan Tahun Baru Imlek.

"Meskipun Salatiga tergolong aman dan kondusif, jajaran Polres Salatiga tidak boleh under estimet apalagi sampai lengah. Terlebih, Salatiga merupakan kota tertoleran, sehingga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat harus terus dijaga agar tetap aman," katanya

Ia menambahkan, Salatiga merupakan barometer Jawa Tengah, bahkan nasional karena tingkat toleransinya tinggi. Secara geografis dekat dengan Semarang, Solo dan Yogyakarta, maka dari itu tidak boleh meremehkan potensi-potensi kejahatan menjelang Imlek.

Dikatakannya, rangkaian perayaan Imlek di Kota Salatiga sendiri telah dimulai pada 5 Januari dan puncaknya sincia atau Imlek terpusat di Klenteng Hok Tek Bio.

"Rata-rata internal keagamaan penganut agama Konghucu disana (Klenteng Hok Tek Bio). Kemudian karnaval akan dilaksanakan pada Februari, jumlah personil dan sistem pengamanan sama dengan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020," ujarnya (Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved