Breaking News:

Jelang Imlek 2020 Umat Tionghoa di Salatiga Bersih-bersih Klenteng Hok Tek Bio

Menjelang perayaan hari raya Imlek tahun 2020 umat Tionghoa di Kota Salatiga melakukan kegiatan bersih-bersih klenteng, Sabtu (18/1/2020).

TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Seorang warga Tionghoa sedang membersihkan patung dewa menjelang perayaan Imlek ke 2571 di Klenteng Hok Tek Bio Kota Salatiga, Sabtu (18/1/2020). TRIBUNJATENG/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Menjelang perayaan hari raya Imlek tahun 2020 umat Tionghoa di Kota Salatiga melakukan kegiatan bersih-bersih klenteng, Sabtu (18/1/2020).

Ketua Pengurus Altar Klenteng Hok Tek Bio Salatiga, Huwei Lin mengatakan kegiatan bersih-bersih sendiri dimulai dari pukul 07.00 WIB dengan pembersihan altar utama tempat Dewa Hok Tik Tjing Sien ditempatkan.

"Waktu bersih-bersih juga disesuaikan keyakinan umat Tionghoa dimana seminggu menjelang Imlek para dewa menghadiri pasamuan.

Dendam Kesumat Kenny Akbari ke Ibu Tiri Zuraida Hanum yang Membunuh Hakim Jamaluddin

Tolak Jual Garaga Rp 350 Juta, Panji Petualang: Harga King Cobra Sebenarnya Murah

Bibi Ardiansyah Suami Vanessa Angel Dikabarkan Bangkrut, Dody Soedrajat Buka Suara

Tanda Kiamatkah? Nenek Diperkosa Cucu Sendiri Sampai Berdarah, Alasan Pelaku Bikin Geleng-geleng

Karena itu kami berani memegangi patung para dewa-dewi untuk dibersihkan dan tiga hari seusai perayaan Imlek dewa-dewi kembali ke bumi," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Klenteng Hok Tek Bio Jalan Sukowati No.13 Kota Salatiga, Sabtu (18/1/2020)

Menurut Huwei Lin, pembersihan patung dewa sendiri menggunakan air hujan yang ditampung selama kurang lebih seminggu.

Kemudian, dicampur dengan teh serta turut di doakan saat upacara Sang An (dewa naik).

Ia menambahkan, selama dewa belum turun (Chi Ang), seluruh jemaat umat Tionghoa secara otomatis juga tidak datang sembahyang ke klenteng karenanya waktu senggang dimanfaatkan untuk bersih-bersih.

"Total disini ada 13 dewa-dewi.

Sebelum dibersihkan kita awali malam tadi dengan sembahyang Sang Ang rangkaian awal atau upacara menghantar para dewa-dewi ke langit untuk menghadiri pasamuan agung," katanya

Dikatakannya Klenteng Hok Tek Bio sendiri terakhir dilakukan renovasi pada tahun 1872.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved