Laksanakan Perintah Kapolri, AKBP Gatot Hendro Tanam 1.000 Pohon di Salatiga

Polres Salatiga melakukan penanaman pohon secara serentak di lingkungan wilayah hukum Kota Salatiga.

Laksanakan Perintah Kapolri, AKBP Gatot Hendro Tanam 1.000 Pohon di Salatiga
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono didampingi Ketua Bhayangkari Ratna Quratul Ainy saat simbolis melakukan penanaman pohon di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Sabtu (18/1/2020). TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Polres Salatiga melakukan penanaman pohon secara serentak di lingkungan wilayah hukum Kota Salatiga.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan penanaman pohon dilakukan menyusul terjadinya bencana pada sejumlah daerah.

"Total pohon yang kami tanam dan bibit secara simbolis diserahkan ke masing-masing Polsek dan asrama kepolisian hari ini berjumlah 1000 bibit," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Sabtu (18/1/2020)

Tanda Kiamatkah? Nenek Diperkosa Cucu Sendiri Sampai Berdarah, Alasan Pelaku Bikin Geleng-geleng

Bibi Ardiansyah Suami Vanessa Angel Dikabarkan Bangkrut, Dody Soedrajat Buka Suara

Dendam Kesumat Kenny Akbari ke Ibu Tiri Zuraida Hanum yang Membunuh Hakim Jamaluddin

Tolak Jual Garaga Rp 350 Juta, Panji Petualang: Harga King Cobra Sebenarnya Murah

Menurut AKBP Gatot, ribuan bibit pohon tersebut seluruhnya berjenis buah-buahan mulai dari durian, sirsak, rambutan, mangga, klengkeng, dan alpukat.

Ia menambahkan, penanaman pohon sendiri diharapkan dapat mengikat air tanah sehingga tidak menimbulkan bencana banjir maupun tanah longsor di Kota Salatiga.

"Ini juga menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Kami juga mengajak serta mahasiswa Papua di Salatiga nantinya bibit pohon yang terkumpul supaya ditanam di asrama masing-masing," katanya

Dikatakannya, mengantisipasi terjadinya bencana masyarakat diimbau mulai sekarang menyatukan dokumen penting dalam satu kotak apabila sewaktu-waktu datang bencana tidak kehilangan.

Kapolres Salatiga mencontohkan, dokumen atau barang berharga seperti ijazah, surat nikah, akta tanah, serta surat kendaraan supaya dikemas ke dalam koper atau kotak lainnya.

"Walaupun kita tidak mengharapkan bencana terjadi, apabila barang atau dokumen tadi tercerai berai akan susah ketika terjadi bencana.

Mulai sekarang supaya dijadikan satu bendel," ujarnya (ris)

Jelang Imlek 2020 Umat Tionghoa di Salatiga Bersih-bersih Klenteng Hok Tek Bio

Setelah Surat Teguran ke 2 Akhirnya Zeus Karaoke Tutup, Pihak Hotel juga Putuskan Kontrak

Awal Rangkaian Imlek, Umat Tionghoa di Tegal Khusyuk Lepas Kepergian Dewa Dapur

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved