Video Galang Dana Bedah Rumah Udiyanto di Ungaran
Kondisi tepat tinggal Udiyanto di RT 6 RW 7 Susukan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang yang sudah tak layak huni.
Penulis: akbar hari mukti | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Berikut ini video galang dana bedah rumah Udiyanto di Ungaran
Sudah bertahun-tahun rumah Udiyanto (46) berada di dalam kondisi tak layak huni (RTLH).
Tiang-tiang penyangga rumah Udiyanto yang berada di Susukan RT 6 RW 7, Ungaran Timur itu kondisinya miring.
Tembok kayu yang ada, lapuk dimakan usia.
Atap rumah dari genteng dan seng pun dalam kondisi miring dan banyak berlubang.
Namun, Udiyanto tak dapat berbuat banyak hal.
Selain kondisinya yang sudah tua, kesehariannya sebagai buruh kerja lepas membuatnya tak memiliki modal untuk memperbaiki rumah.
"Ya saat ini pasrah," jelas Udiyanto, di sela penggalangan dana oleh masyarakat di Vihara Gunung Kalong, Ungaran, Minggu (19/1/2020).
Ia yang tinggal di rumah itu bersama kedua anaknya yang belum genap 17 tahun dan tidak bekerja, mengaku hanya bisa mengandalkan uang yang didapat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Terkadang juga ia mendapat uluran tangan dari masyarakat sekitar rumahnya.
Ia mengaku ingin agar rumahnya bisa diperbaiki.
Terlebih saat ini sudah masuk musim penghujan, agar rumahnya bisa terhindar dari resiko runtuh saat hujan deras menerjang.
Saat tribunjateng.com berada di rumah Udiyanto, Minggu sore, suasana rumah tampak lengang.
Rumah Udiyanto berada di samping jurang yang ada di dusun tersebut.
Di rumah Udiyanto, hanya ada seorang anaknya.
Keterangan salah satu tetangga, Sri Sumiatun (36), rumah Udiyanto sudah telah sekitar 2 tahunan tiang-tiangnya miring.
"Sudah dua tahunan, semakin parah beberapa bulan ini," jelasnya.
Warga menurutnya tak dapat berbuat banyak.
Karena tidak hanya rumah Udiyanto, tetapi beberapa rumah sekitar yang ada di sebelah jurang, juga kondisinya atapnya miring.
"Hanya memang rumah Udiyanto yang paling parah," jelasnya.
Adapun, penggalangan dana oleh masyarakat digelar dengan kegiatan pentas seni di lapangan Vihara Gedung Kalong Ungaran Timur.
Ketua Komunitas Sedjati, Budi Haryadi mengatakan penggalangan dana dilakukan sebab tingkat kerusakan rumah Udiyanto menurutnya parah, sehingga tak layak huni.
"Kalau kami bilang rumahnya sudah tak layak huni.
Artinya sudah miring semua, kayu kayu dimakan rayap, memprihatinkan," papar Budi.
Dalam penggalangan dana itu pihaknya bekerjasama dengan komunitas kesenian jaran kepang di Kabupaten Semarang.
Masyarakat yang hadir dapat ikut penggalangan dana tersebut.
"Hingga saat ini dana yang terkumpul mencapai Rp2 juta," jelas dia.
Setelah ini, ia mengatakan masyarakat sekitar akan melakukan bedah rumah Udiyanto, yang rencananya akan dilakukan Februari mendatang.
"Teknisnya, dana itu bersama dana dari donatur yang lain digunakan untuk membedah rumah Udiyanto, sehingga bisa ditinggali secara layak," papar dia. (Akbar Hari Mukti)