Baru Dilantik 11 Pejabat Tinggi Hasil Lelang Jabatan Sudah Diancam, Ganjar : Setahun Gagal, Copot

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melantik pejabat pimpinan tinggi pratama pemerintah provinsi.

Baru Dilantik 11 Pejabat Tinggi Hasil Lelang Jabatan Sudah Diancam, Ganjar : Setahun Gagal, Copot
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Gubernur Ganjar menyalami pejabat baru usai pelantikan di Gedung Gradika Bhakti Praja kompleks Kantor Gubernur Jateng, Senin (20/1/2020) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melantik pejabat pimpinan tinggi pratama pemerintah provinsi.

11 pejabat terpilih lelang jabatan itu diambil sumpahnya di Gradika Bhakti Praja kompleks Kantor Gubernur Jateng, Senin (20/1/2020) siang.

Ganjar meminta mereka untuk langsung bekerja dengan target jelas, menjadi SDM yang baik serta menyiapkan tim.

Kecelakaan di Semarang - Arif Lihat Mobil Honda Jazz Melaju Kencang, Serempet Pengendara Motor

Tunggu Kedatangan Dragan Djukanovic, PSIS Semarang Sementara Setop Perburuan Pemain Lokal Baru

Pangeran Harry Resmi Lepas Gelar Bangsawan, Ratu Elizabeth: Kalian Tetap Keluargaku yang Tercinta

2 Anak Nia Ramadhani Masuk Sekolah Termahal di Jakarta, Ini Biaya Bus Sekolah Jakarta British School

"Rumah sakit sering menjadi contoh reformasi birokrasi yang baik dengan membuat aplikasi dan juara.

Tapi, nek obate gawe pasien mung siji, ya aja diwenehi lima (kalau obat untuk pasien harusnya satu, ya jangan diberi lima).

Cepatlah merespon persoalan sosial masyarakat," pesannya dalam siaran pers, Senin (20/1/2020).

Pejabat yang dilantik yakni Iwanuddin Iskandar (Kepala Biro Hukum), Eddy Sulistyo Bramiyanto (Kepala Biro Perekonomian), Haerudin (Kepala Badan Kesbangpol), Harso Susilo (Kepala Dinas Sosial), Arief Djatmiko (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman).

Kemudian, Sakina Rosellasari (Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi), Cahyono Hadi (Direktur RSUD Dr Moewardi Solo), Tri Kuncoro (Direktur RSUD Dr Margono Soekarjo Purwokerto), Alek Jusran (Direktur RSUD Dr Amino Gundohutomo Semarang), Heri Dwi Purnomo (Wakil Direktur Umum RSUD Dr Moewardi) dan Yasip Khasani (Wakil Direktur RSUD Dr Moewardi).

Mereka mengisi posisi yang sebelumnya kosong hanya diisi pelaksana tugas (plt), lantaran pejabat lama pensiun.

Pada pejabat baru itu, Ganjar menuturkan inovasi, kreasi, prestasi, yang dilakukan akan hilang begitu saja jika tidak memiliki integritas.

Sehingga, setiap enam bulan sekali, mereka akan dievaluasi secara personal.

Jika enam bulan pertama memiliki nilai 60, mereka akan diperpanjang enam bulan lagi untuk mendapatkan nilai minimal 90.

Akan tetapi, jika tetap 60, berarti gagal dan dapat diturunkan ke jabatan sebelumnya.

"Jangan merasa kalau sudah duduk secure (aman), kita akan evaluasi terus demi visi misi saya dengan Gus Yasin (wakil gubernur) terlaksana," tandasnya.(mam)

Maraknya Judi Togel Hongkong di Banyumas, Polisi Siap Bentuk Tim Satgas

Belum Genap Sebulan, Tim SAR dan Pemadam Kebakaran di Karanganyar Sudah OTT 70 Kali Lebih

DPMPTSP Kabupaten Tegal Segera Launching Aplikasi Sicantik Cloud, Permudah Warga Urus Perizinan

Taj Yasin Maimoen : Penempatan BLK di Pesantren Sesuai Ajaran Rasulullah

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved