Kekhawatiran Mahfud MD Jika Teroris Pelintas Batas Kembali ke Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan salah satu kekhawatiran apabila WNI terduga teroris

Kekhawatiran Mahfud MD Jika Teroris Pelintas Batas Kembali ke Indonesia
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Setiap warga negara juga tidak boleh kehilangan status kewarganegaraannya atau stateless.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan salah satu kekhawatiran apabila WNI terduga teroris pelintas batas atau foreign terrorist fighters (FTF) kembali ke Tanah Air, akan menimbulkan virus terorisme baru.

Walaupun, kata Mahfud, berdasarkan konstitusi, setiap warga negara memiliki hak untuk mendapat kewarganegaraannya.

AS Hargai Kepala Pengganti al-Baghdadi Rp 68 M

Cerita Sri Ningsih Jadi Sindikat Penjual Bayi, Segini Harga Bayi Laki-laki dan Perempuan

Cerita Siswi SMK Dua Kali Diteriaki Lonte oleh Guru Agama, Berawal Membonceng Laki-laki

Kapolres Wonogiri AKBP Cristian Tobing Turut Gotong Peti Jenazah Aiptu Sri Suwartini

"Tetapi problemnya, kalau mereka dipulangkan karena hak itu, itu juga menjadi kekhawatiran karena bisa menjadi virus teroris-teroris baru di sini," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2020)

Mahfud mengatakan, saat ini pemerintah tengah mencari solusi antara memulangkan mereka atau tidak.

Apalagi di antara mereka ada yang meminta pulang dan ada pula negara bersangkutan yang meminta Pemerintah Indonesia memulangkannya.

"Macam-macam nih, ada yang mau memulangkan hanya anak-anak yatim, perempuan dan anak-anak, tapi FTF-nya, fighter-nya itu tidak dipulangkan. Negara yang menjadi tempat juga mempersoalkan bagaimana ada teroris pelintas batas di sini (negaranya)," kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya tengah mencari cara untuk persoalan tersebut dalam waktu yang tak akan lama.

Pasalnya, hal ini juga menyangkut banyak kementerian dan lembaga. Salah satunya Kementerian Sosial yang tugasnya antara lain menampung akibat-akibat sosialnya.

Kemudian Kementerian Hukum dan HAM yang menyangkut hukum dan kewarganegaraannya.

Termasuk kementerian yang menyangkut pariwisata dan investasi juga bisa terkena imbas apabila masih terdapat ancaman teroris dan sebagainya.

Sementara itu menurut Mahfud, saat ini terdapat 660 orang WNI yang menjadi FTF dan tersebar di berbagai negara.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mahfud MD Khawatir jika Terduga Teroris Pelintas Batas Kembali ke Tanah Air", 

Meninggal karena Sakit di Atas Kapal, Jasad Pelaut Asal Sulsel Dibuang ke Laut

Wajah Babak Belur Penjambret Ipad di Genuk Kota Semarang, 2 Temannya Masih Buron

Viral di Medsos Video Ningsih Tinampi Bisa Datangkan Nabi Saat Pengobatan, Ini Jawaban MUI

Ini Penampakan Kantor Kontraktor Revitalisasi Monas Yang Disoal Anggota DPRD DKI

Editor: galih permadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved