Pemerintah Kota Semarang Dorong Masyarakat Inovatif Kembangkan Wilayah

Wali kota Semarang Hendrar Prihadi menekankan warga untuk lebih aktif dan inovatif dalam mengembangkan lingkungan.

Pemerintah Kota Semarang Dorong Masyarakat Inovatif Kembangkan Wilayah
ISTIMEWA
Walikota Semarang Menyerahkan Secara Simbolis Tanaman Kepada Warga Plamongan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali kota Semarang Hendrar Prihadi menekankan warga untuk lebih aktif dan inovatif dalam mengembangkan lingkungan.

Hal ini disampaikan Hendi sapaaan akrab Hendrar Prihadi kepada seluruh warga Kelurahan Plamongansari saat mengikuti kegiatan jalan sehat, Selasa (21/1) pagi.

Dalam kesempatan jalan sehat tersebut, Wali kota bersama Wakil Wali kota, Sekda dan jajaran OPD Pemerintah Kota Semarang mengelilingi sejumlah ruas wilayah Kelurahan Plamongansari bersama warga untuk melakukan peninjauan wilayah.

Kabar Gembira! Pemkot Semarang Gratiskan Sekolah Swasta Hingga Siapkan Beasiswa Madrasah

Asyik, Pemkot Semarang Bakal Tambah Sarana Outdoor Fitness di GOR Tri Lomba Juang

Viral di Medsos Cerita Ningsih Tinampi Mengaku Dapat Peringatan Kiamat dari Utusan Tuhan

Cerita Siswi SMK Dua Kali Diteriaki Lonte oleh Guru Agama, Berawal Membonceng Laki-laki

Wilayah Plamongansari, menurut Hendi, sapaan akrab wali kota memiliki sejumlah keunggulan yang perlu dijaga dan dipertahankan di antaranya lingkungan yang asri.

“Meski berada di kawasan kota metropolitan, Plamongansari masih memiliki banyak halaman atau lahan yang lapang dengan banyak rumah model lama yang perlu dipertahankan,” urai Hendi.

Kekuatan ini, lanjutnya perlu dipahami seluruh warga masyarakat untuk dikembangkan dengan berbagai terobosan sehingga lingkungan semakin maju.

Semua itu, lanjut Hendi, karena kunci untuk perbaikan wilayah ada di tangan warga yang bertempat tinggal di wilayah itu sendiri.

Wali kota juga mengingatkan kepada warga masyarakat untuk tidak bergantung kepada orang dari luar kota atau luar negeri untuk memperbaiki wilayah sendiri.

Karenanya, dirinya bersama jajaran Pemkot sangat terbuka dan mendorong terobosan, inovasi dan gagasan langsung dari masyarakat setempat.

Warga yang paham wilayahnya, akan lebih detail dan tepat sasaran untuk menyusun rencana pengembangan wilayah sehingga kemanfaatannya dapat dirasakan oleh warga masyarakat.

Dicontohkannya, wilayah yang memiliki usaha truk maka pembangunan jalan yang diusulkan sebaiknya adalah cor beton bukan paving. “Ini akan lebih awet. Meski mahal, tetapi tidak akan rusak tiap tahunnya,” jelas Hendi.

Sejumlah PR kemudian juga disampaikan Wali kota di antaranya untuk menjaga kebersihan lingkungan dari sampah.

Pihaknya melalui DLH juga akan membuat kajian disusul dengan realisasi penyediaan TPS bagi warga Plamongansari.

Kepada warga, Wali kota tidak lupa meminta untuk maksimal dalam menjaga kebersihan lingkungan dan selokan sepanjang rumahnya agar tetap bersih dari sampah dan sumbatan.

Wali kota juga meminta Dinas PU dan Perkim untuk melakukan pembangunan paving dan jogging track lapangan serta perluasan jembatan penghubung wilayah Plamongansari ke arah Jalan Majapahit.(*)

Meninggal karena Sakit di Atas Kapal, Jasad Pelaut Asal Sulsel Dibuang ke Laut

Mahasiswa Membusuk di Kamar Indekos, Ditemukan karena Bau dan Banyak Lalat

Catat! Tanggal Penting UN SMP hingga SMA/SMK Mulai Pelaksanaan, Pengumuman, hingga Perbaikan

Jadwal Proliga 2020, Putaran Pertama Dimulai Pekan Ini di Pekanbaru Riau

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved