Toto Santoso: Saya Mohon Maaf karena Keraton Agung Sejagat yang Saya Dirikan Itu Fiktif

Pada kesempatan ini, saya mohon maaf karena Keraton Agung Sejagat yang saya dirikan itu fiktif.

Toto Santoso: Saya Mohon Maaf karena Keraton Agung Sejagat yang Saya Dirikan Itu Fiktif
Instagram
Raja Toto Santoso Hadiningrat dan Kanjeng Ratu Dyah GitarjA, pemimpin Keraton Agung Sejagad. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - "Pada kesempatan ini, saya mohon maaf karena Keraton Agung Sejagat yang saya dirikan itu fiktif.

Kemudian, janji kepada pengikut saya juga fiktif.

selanjutnya telah membuat resah masyarakat Purworejo pada khususnya dan seluruh masyarakat pada umumnya," ungkap Toto Santoso, di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (21/01/2020).

Detik-detik Andika Nugraha Ditodong Celurit saat Makan di Warteg

Wajah Babak Belur Penjambret Ipad di Genuk Kota Semarang, 2 Temannya Masih Buron

Viral di Medsos Cerita Ningsih Tinampi Mengaku Dapat Peringatan Kiamat dari Utusan Tuhan

Kapolres Wonogiri AKBP Cristian Tobing Turut Gotong Peti Jenazah Aiptu Sri Suwartini

Demikianlah pengakuan dan permohonan maaf Toto Santoso yang mengaku sebagai raja Keraton Agung Sejagat.

Selanjutnya, Toto menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian.

Muhammad Sofyan, kuasa hukum Toto, mengatakan permintaan maaf merupakan upaya kliennya untuk kooperatif dengan proses hukum.

"Kalau melihat penetapan pasalnya, dengan seperti ini tidak bisa menghentikan proses hukum.

Harapan kita proses berjalan seperti biasanya," jelasnya.

Terkait uang yang sudah dikeluarkan para pengikut Keraton Agung Sejagat, Sofyan masih belum mau berkomentar.

Kemunculan Keraton Agung Sejagat ini mulai dikenal publik, setelah mereka mengadakan acara wilujengan dan kirab budaya, yang dilaksanakan dari Jumat (10/1/2020) hingga Minggu (12/1/2020) di Purworejo, Jawa Tengah.

Halaman
12
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved