Breaking News:

Disporapar Reschedule Promosi Wisata Jateng, Awalnya China Kini Timur Tengah, Maraknya Virus Corona

Wisatawan mancanegara terutama dari China menunda perjalanan ke Indonesia hingga waktu yang tidak ditentukan atau sampai virus tersebut tertangani.

TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Kepala Disporapar Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng Noegroho Rachmadi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mewabahnya virus corona berdampak pada dunia pariwisata di Jawa Tengah.

Wisatawan mancanegara terutama dari China menunda perjalanan ke Indonesia hingga waktu yang tidak ditentukan atau sampai virus tersebut tertangani.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng Noegroho Rachmadi menuturkan, jumlah kunjungan wisatawan dari negara endemis virus itu semakin menurun akhir-akhir ini.

"Secara keseluruhan terdampak. Tapi tidak apa-apa."

RSUP Kariadi Semarang Tangani Pasien Terindikasi Suspect Corona, Datang Sendiri Bukan Hasil Rujukan

Pasien Terindikasi Suspect Virus Corona di RSUP Kariadi Semarang, Mengeluh Flu Seusai dari China

Tak Cuma Ruang Isolasi, RSUP Kariadi Semarang Juga Siapkan Simulasi, Tangani Pasien Suspect Corona

"Ini untuk kepentingan nasional, kepentingan yang lebih luas. Kami harap kondisi ini tidak akan lama."

"Mudah-mudahan enam bulan sudah pulih kembali normal," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (28/1/2020).

Oleh karena itu, pihaknya juga harus mengatur ulang jadwal promosi wisata yang awalnya ditentukan di China.

Sambil menunggu perkembangan situasi di Negeri Tirai Bambu itu, Sinoeng akan mengalihkan negara tujuan promosi wisata Jateng ke negara-negara Timur Tengah.

"Melihat kondisi saat ini, tidak memungkinkan promosi wisata ke sana."

"Sehingga, kami rescheduling, akan kami intensifkan ke negara di Timur Tengah," katanya.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved