Perbankan Yakin Kredit Konsumer Bisa Tumbuh 2 Digit di 2020

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan sepanjang tahun lalu mengalami perlambatan.

Perbankan Yakin Kredit Konsumer Bisa Tumbuh 2 Digit di 2020
kontan
Otoritas Jasa Keuangan

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan sepanjang tahun lalu mengalami perlambatan.

Kredit baru tumbuh di level 6,08 persen secara year on year (yoy), jauh lebih lambat ketimbang 2018 yang menembus 11,8 persen yoy.

Menurut OJK, perlambatan itu disebabkan beberapa faktor, satu di antaranya melemahnya permintaan kredit, terutama di sektor komoditas global.

Di luar itu, bila dirinci berdasarkan segmen kreditnya, kredit konsumsi juga masih relatif pelan, alias hanya tumbuh 5,73 persen yoy di akhir 2019 lalu.

Pertumbuhan itu menurut data Lending Standard Bank Indonesia (BI) yang dihimpun OJK disebabkan turunnya permintaan kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) di kuartal IV/2019 yang turun 5,8 persen.

Angka itu memburuk dari kuartal sebelumnya yang minus 2,9.

Meski demikian, sejumlah bank mengaku tetap mencatat pertumbuhan positif untuk kredit konsumsi.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) misalnya yang menyebut kredit konsumer masih tumbuh dua digit.

Direktur Konsumer BRI, Handayani mengatakan, peningkatan itu justru banyak disumbang dari KPR yang tumbuh 19,2 persen yoy per Desember 2019 lalu.

Selain itu, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) juga meningkat 12,7 persen yoy.

"Kartu kredit juga tumbuh membaik 20,5 persen yoy tahun lalu," ujarnya, pekan lalu.

Namun, kredit kepegawaian alias payroll loan tumbuh tipis 3,6 persen yoy.

"Komposisinya (payroll loan) masih terbesar 72 persen (dari total kredit konsumer-Red)," sambungnya.

Memasuki 2020, bank spesialis kredit UMKM itu tetap meyakini segmen konsumer masih bisa tumbuh hingga dua digit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved