Bupati Asip Targetkan 2020 Kabupaten Pekalongan Bebas Kumuh

Tahun 2019, Kota Santri telah mengentaskan tingkat kekumuhan sekitar 550 hektare dari 671 hektare. Dengan demikian sisanya tinggal sekitar 50 hektare

Bupati Asip Targetkan 2020 Kabupaten Pekalongan Bebas Kumuh
Istimewa
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat membuka kegiatan Coaching Clinic Skala Kawasan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Hotel Nirwana, Pekalongan, Selasa (28/1/2020) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Wilayah Kumuh di Kabupaten Pekalongan hingga sekarang kian berkurang.

Tahun 2019, Kota Santri telah mengentaskan tingkat kekumuhan sekitar 550 hektare dari 671 hektare. Dengan demikian sisanya tinggal sekitar 50 hektare dan akan dikerjakan di tahun 2020.

"Kami akan terus berupaya untuk mengurangi area kumuh tersebut, dengan penataan lingkungan.

Kemudian juga mengurangi kemiskinan karena kawasan kumuh seringkali identik dengan kemiskinan," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat membuka kegiatan Coaching Clinic Skala Kawasan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Hotel Nirwana, Pekalongan, Selasa (28/1/2020) sore.

Bupati Asip menargetkan tahun 2020 Kabupaten Pekalongan menjadi kawasan yang bebas kumuh.

"Upaya yang akan dilakukannya yakni dengan melaksanakan program pengentasan kumuh skala kawasan, di Kecamatan Buaran dan Kedungwuni," ungkapnya.

Asip mengungkapkan dalam menjalankan program tersebut Pemkab Pekalongan mendapatkan anggaran sebesar Rp 40 M dari pinjaman bank di luar negeri melalui APBN.

Sedangkan, anggaran sebesar itu nantinya digunakan untuk revitalisasi drainase, air bersih, penataan kawasan dan hal-hal yang menunjang untuk mewujudkan lingkungan sehat.

Mengingat didanai dari pinjaman luar negeri, maka dalam menjalankan program maupun anggaran supaya digunakan dengan sebaik-baiknya.

"Mereka, yang terlibat dengan pelaksanaan program bebas kawasan kumuh agar bisa tepat waktu dan fungsi."

''Program ini merupakan multi years yang dikerjakan sampai tahun 2021. Namun demikian, target agar tercapai kawasan bebas kumuh kalau bisa tahun 2020,'' tandasnya.

Bupati menjelaskan, peran dari Pemkab Pekalongan agar bisa mencapai target di antaranya melakukan sosialisi ke masyarakat dan seluruh stake holder.

Kemudian, menyinergikan kegiatan yang dilakukan dengan program tersebut seperti pembebasan lahan, revitalisasi IPAL.

"Kabupaten Pekalongan merupakan kabupaten di Indonesia yang menjadi legenda batik nusantara. Salah satu daerah yang merupakan kawasan yang memiliki sentra batik adalah Kecamatan Buaran."

"Nantinya, setelah program bebas kawasan kumuh terealisasikan, maka Buaran bakal menjadi kawasan wisata batik," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved