Breaking News:

Desta Optimis Bisnis Kedai Kopi di Kota Semarang Tahun 2020 Akan Tunjukkan Tren Peningkatan

Gaya hidup ngopi yang semakin meningkat di masyarakat dari waktu ke waktu, membuat menjamurnya bisnis kopi di beberapa daerah di Indonesia, termasuk

Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RUTH NOVITA LUSIANI
Pemilik Garasi Kopi 2.0, Ferdieca Destarino, terlihat sedang meracik kopi di tengah-tengah grand opening Garasi Kopi 2.0. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gaya hidup ngopi yang semakin meningkat di masyarakat dari waktu ke waktu, membuat menjamurnya bisnis kopi di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Kota Semarang.

Berbagai kedai kopi dapat kita jumpai di penjuru Kota Semarang.

Masing-masing memiliki daya tarik tersendiri untuk memikat para pecinta kopi.

Terungkap Sosok Pimpinan Tertinggi Sunda Empire, Ternyata Seorang Perempuan, Ini Penampilannya

RSUP Kariadi Semarang Tangani Pasien Terindikasi Suspect Corona, Datang Sendiri Bukan Hasil Rujukan

17 Kali Bobol Pabrik Teh Gelas di Boja, Kapolres Kendal: Tiga Pelaku Warga Singorojo

Kedekatan Duda Dory Harsa Penabuh Gendang Didi Kempot dengan Nella Kharisma yang Masih Bersuami

Mulai dari rasa kopi yang ditawarkan, konsep kedai kopi yang dibuat, serta fasilitas-fasilitas penunjang lainnya di kedai kopi tersebut.

Berdasarkan data Pusat Data dan Sistem Informasi Kementerian Pertanian tahun 2018 menunjukkan bahwa konsumsi kopi nasional mencapai sekitar 314 ribu ton, mengalami peningkatan sebesar 13,83 persen dibanding tahun 2017.

Tribun Jateng mengunjungi dua di antara kedai kopi yang ada di Kota Semarang, yaitu kedai kopi Garasi Kopi 2.0, Jalan Imam Bonjol No 212 dan kedai kopi Pulang, Jalan Menteri Supeno.

Pemilik Garasi Kopi 2.0, Ferdieca Destarino, mengatakan Garasi Kopi 2.0 merupakan cabang kedua miliknya, sebelumnya ia sudah membuka kedai pertamanya di Jalan Klipang Raya, Semarang.

Ia memutuskan untuk membuka kedai keduanya lantaran ia melihat prospek bisnis kedai kopi ini masih panjang untuk ke depannya, mengingat kopi saat ini menjadi minuman yang paling banyak diminati oleh masyarakat.

“Saya melihat kalau untuk bisnis kedai kopi sekarang ini prospeknya bagus, karena banyak sekali peminatnya, terlebih kopi-kopi di Indonesia ini juga diminati pecinta kopi dari berbagai belahan dunia lainnya.

Namun selain itu, strategi dari masing-masing pemilik kedai kopi juga harus diutamakan, tidak boleh asal-asalan membuat kedai kopi, harus diperhatikan masalah rasa kopi, konsep kedai kopi tersebut, dan lain sebagainya,” ungkap Desta, di sela-sela Grand Opening Garasi Kopi 2.0, Selasa, (29/1/2020).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved