Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas 2019 di Kudus Naik 500% dari Tahun Sebelumnya

Satlantas Polres Kudus mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami peningkatan hingga 168 kasus atau 23,6 persen pada 2019 lalu.

TRIBUNJATENG/RIFQI GOZALI/IST
ILUSTRASI - Razia Polisi 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Satlantas Polres Kudus mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami peningkatan hingga 168 kasus atau 23,6 persen pada 2019 lalu.

Kasat Lantas Polres Kudus, AKP Galuh Pandu menjelaskan kenaikan tersebut karena faktor manusia (human error) yang tidak berhati-hati saat sedang berkendara.

Jika pada 2018 lalu jumlah kecelakaan lalu lintas hanya 712 kasus, pada 2019 lalu mengalami peningkatan hingga 880 kasus.

Terungkap Sosok Pimpinan Tertinggi Sunda Empire, Ternyata Seorang Perempuan, Ini Penampilannya

RSUP Kariadi Semarang Tangani Pasien Terindikasi Suspect Corona, Datang Sendiri Bukan Hasil Rujukan

17 Kali Bobol Pabrik Teh Gelas di Boja, Kapolres Kendal: Tiga Pelaku Warga Singorojo

Kedekatan Duda Dory Harsa Penabuh Gendang Didi Kempot dengan Nella Kharisma yang Masih Bersuami

"Tren kejadiannya mengalami peningkatan sampai 168 kasus pada 2019 yang lalu," ujar dia, Rabu (29/1/2020).

Jumlah korban meninggal dunia juga mengalami kenaikan dari hanya satu korban jiwa pada 2018. Korban meninggal dunia menjadi enam orang sepanjang tahun 2019.

"‎Korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas ini meningkat sampai 500 persen daripada tahun sebelumnya," jelas dia.

‎Satlantas Polres Kudus berencana menekan angka kecelakaan lalu lintas itu dengan cara melakukan pendidikan kepada masyarakat di sekolah dan pabrik.

Menurutnya, pendidikan kepada pelajar itu sangat penting mencegah anak-anak yang emosinya masih labil mengendarai sepeda motor.

"‎Razia juga akan digiatkan kembali dengan sasaran titik-titik rawan kecelakaan dan perkotaan agar masyarakat lebih hati-hati dalam mengendarai kendaraan," ujar dia. (raf)

Tim Gakkum Kementerian LHK Tinjau Lokasi Pembuangan Limbah di Karangdawa dan Ambil Sampel

DPRD Sebut Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Semarang Belum Optimal

Ingin Beri HP ke Anak, Wahyu Mengaku Polisi dan Rampas Handphone 2 Pelajar di Taman Tugu Dandang

Untuk Semua Ormas di Jateng, Kombes Pol Budi Haryanto : Jangan Paksa Kami Bertindak Lebih Keras

Penulis: raka f pujangga
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved