Pengendara Terlena Jalanan Mulus dan Sepi di Jalur Pantai Selatan Kebumen Jadi Penyebab Kecelakaan
Saat ini mulai banyak pengguna jalan memilih melintasi Jalan Pansela Kebumen.
TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Saat ini mulai banyak pengguna jalan memilih melintasi Jalan Pansela Kebumen.
Jalannya yang lurus dan memiliki tekstur aspal yang halus menjadi pertimbangan pengguna jalan untuk melintas di jalur alternatif penghubung Kabupaten Cilacap dan Yogyakarta itu.
Melintas jalur ini, pengguna jalan pun dapat menghemat waktunya karena jalan masih tergolong sepi.
• Kedekatan Duda Dory Harsa Penabuh Gendang Didi Kempot dengan Nella Kharisma yang Masih Bersuami
• Terungkap Sosok Pimpinan Tertinggi Sunda Empire, Ternyata Seorang Perempuan, Ini Penampilannya
• RSUP Kariadi Semarang Tangani Pasien Terindikasi Suspect Corona, Datang Sendiri Bukan Hasil Rujukan
• 17 Kali Bobol Pabrik Teh Gelas di Boja, Kapolres Kendal: Tiga Pelaku Warga Singorojo
Namun ada yang perlu diwaspadai saat melintas jalur sepanjang 38,4 KM itu.
Terkadang pengguna jalan lupa, bahwa yang dilaluinya adalah jalur alternatif bukan jalan Tol.
Penggunaan jalan banyak terlena dengan kondisi jalan aspal yang terbentang dari Sungai Wawar Kecamatan Mirit hingga Suwuk Kecamatan Buayan itu memacu kendaraannya di luar batas kecepatan.
Akibatnya beberapa pengguna jalan dilaporkan terlibat kecelakaan, baik tunggal maupun adu banteng.
Hal ini menjadi perhatian serius Sat Lantas Polres Kebumen untuk menekan angka kecelakaan di Jalur Pansela itu.
Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Rikha Zulkarnain bersama personelnya memasang papan himbauan agar tidak ngebut saat melintas di Jalur Pansela.
Sejumlah titik rawan kecelakaan dipasang papan himbauan yang berisi tertib dalam berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
Ia berharap apa yang dilakukan akan ada dampak positif bagi pengguna jalan.
Dikatakan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, pemasangan papan himbauan yang berisi peringatan kepada pengguna jalan merupakan tindak lanjut dari hasil supervisi Auditor Black Spot Ditlantas Polda Jateng.
Dimana disimpulkan bahwa penyebab utama kecelakaan lalu lintas di jalur Pansela adalah "human error".
Pemasangan papan himbauan diharapkan ada efek waspada saat berkendara.
"Jalan yang lurus, relatif halus, menyebabkan pengguna jalan memacu kendaraan nya dengan kecepatan tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kasat-lantas-polres-kebumen-akp-rikha-zulkarnain-bersama-personelnya.jpg)