Wali Kota Dedy Yon Minta Perawatan Alun- alun dan Taman Kota Dipertegas
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menginstruksikan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bertanggungjawab dalam pelaksanaan program.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM,TEGAL -- Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menginstruksikan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bertanggungjawab dalam pelaksanaan program.
Terlebih terhadap permasalahan yang bersifat, seperti penjagaan dan perawatan alun- alun serta taman kota.
Dedy Yon mencontohkan Taman Pancasila di seberang Stasiun Tegal yang kini justru jadi lapak untuk berdagang.
"Sebetulnya akan mudah taman itu supaya tidak ada yang berjualan dan menginjak tanaman. Kan sudah jelas. Boro- boro berdagang, menginjak saja tidak boleh," kata Dedy Yon usai Penandatanganan Kinerja OPD di Adipura Balai Kota Tegal, Selasa (28/1/2020).
Namun ia merasa heran, tidak ada kepedulian terhadap Taman Pancasila tersebut.
Para pedagang berjualan di situ didiamkan saja.
Dari awalnya hanya 10 orang, kemudian 50, 100 bahkan 200 orang akhirnya berdagang di situ.
Menurut Dedy Yon, kondisi Taman Pancasila saat ini, diakibatkan dulu para pedagang dibiarkan begitu saja.
Ia mengatakan, revitalisasi Taman Pancasila saat ini menjadi tanggungjawab wali kota dan PT KAI.
"Untuk penanganan seperti itu, dari awal memang harus respon. Saat ini Taman Pancasila sedang tahap revitalisasi. Dan itu tanggungjawab wali kota dan PT KAI," ungkapnya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lpj-deddy-yon.jpg)