Breaking News:

Anak Bunuh Ibu Kandung Karena Tak Direstui Ganti Nama, Kapolres Sragen: Katanya Nama Kurang Hoki

Polres Sragen menetapkan pelaku pembunuhan ibu kandung, Hendriyanto (36) sebagai tersangka. Pelaku bunuh ibu karena tak direstui ganti nama.

tribunjateng/mahfira putri maulani
Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo ketika menanyai tersangka pembunuhan ibu kandung 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Polres Sragen menetapkan pelaku pembunuhan ibu kandung, Hendriyanto (36) sebagai tersangka. 

Warga Sumberlawang itu memiliki riwayat gangguan jiwa. 

Dari hasil penyelidikan dan hasil keterangan dokter jiwa, pelaku saat melakukan pembunuhan ibu kandungnya dalam kondisi sehat dan sadar.

Isu Uang Jiwasraya Dipakai untuk Kampanye, Jokowi Perintahkan Mahfud MD Bongkar Semua

Penonton Bersorak saat Mahfud MD Bongkar Kinerja Prabowo: Saya Marahi Kalau Salah

Kisah Eros Mahasiswa Indonesia Pulang dari Wuhan China : Banyak Hoaks Soal Virus Corona

Kisah Tika Bravani Pemeran Denok di Tukang Ojek Pengkolan Dipanggil Istrinya Ojak, Suami Asli Dimas

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan pelaku membunuh ibu kandung karena tidak diberikan izin saat hendak mengganti nama.

"Jadi pelaku pernah merantau ke Jakarta beberapa tahun dan mengalami putus cinta."

"Dia merasa namanya tersebut kurang hoki, jadi dia meminta ibunya untuk mengganti namanya," jelas Raphael.

Sebagaimana diketahui, Handriyanto telah tega membunuh ibu kandungnya Rabu, (1/1/2020) lalu.

Sang ibu dipukul bagian kepala belakang sebanyak lima kali yang mengakibatkan almarhum terjatuh tak sadarkan diri.

Dari keterangan tersangka, dia meminta ganti nama karena merasa namanya saat ini terlalu sulit dan membuat dirinya sial karena ditolak perempuan.

Raphael mengatakan tersangka tetap dijerat dengan pasal 44 ayat 3 junto 5a UU nomor 23/2004 tentang penghapusan KDRT.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved