Breaking News:

Anak Bunuh Ibu Kandung Karena Tak Direstui Ganti Nama, Kapolres Sragen: Katanya Nama Kurang Hoki

Polres Sragen menetapkan pelaku pembunuhan ibu kandung, Hendriyanto (36) sebagai tersangka. Pelaku bunuh ibu karena tak direstui ganti nama.

tribunjateng/mahfira putri maulani
Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo ketika menanyai tersangka pembunuhan ibu kandung 

Dengan pasal 338 KUHP sub junto pasal 351 ayat tiga karena menghilangkan nyawa orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Hasil observasi seperti itu. Kan ada tim penilaiannya asesmen dari dokter seperti itu. Karena pelaku pukuli ibu kandung sampai meninggal dan viral makannya kita cek, hasilnya itu (sadar)," terang Raphael.

Pengakuan Hendriyanto saat dihadirkan di  rilis perkara di Mapolres Sragen ia mengaku ingin ganti nama karena namanya seperti orang Belanda.

Pelaku menginginkan nama Jawa singkat.

Dia mengaku sangat menyesal karena tindakan emosionalnya mengakibatkan ibunya meninggal dunia.

Sementara, Polres telah melakukan rekonstruksi di rumah korban Kamis (28/1/2020) siang.

Puluhan aparat diterjunkan untuk mengamankan situasi dan di sekitar lokasi rumah, sementara sebanyak 22 adegan yang diperagakan tersangka. (Mahfira Putri Maulani)

Kondisi Satpam Bank Danamon Kebumen setelah Duel dengan Pemuda yang Bawa Gergaji, Motif Terungkap

Viral Bakso Diduga Berbahan Daging Tikus di Madiun, Ini Hasil Penelusuran Polisi

Kisah Pemuda Asal Kebumen Ngamuk Bawa Gergaji ke Bank, Duel Seru dengan Satpam, Berakhir Begini

Jadi Lokasi Kecelakaan Sang Adik, Boy William dan Keluarga Belum Berani ke Jogja

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved