Breaking News:

Cegah Munculnya Penyakit Kronis, Ratusan Anggota Polres Salatiga Jalani Pemeriksaan

Mencegah munculnya penyakit kronis akibat terlambat identifikasi ratusan anggota Polres Salatiga dan jajaran Polsek menjalani pemeriksaan kesehatan.

ISTIMEWA
Sejumlah anggota polisi saat mengikuti pemeriksaan kesehatan di Pendopo Mapolresta Salatiga, Kamis (30/1/2020) 

Cegah Munculnya Penyakit Kronis, Ratusan Anggota Polres Salatiga Jalani Pemeriksaan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Mencegah munculnya penyakit kronis akibat terlambat identifikasi ratusan anggota Polres Salatiga dan jajaran Polsek menjalani pemeriksaan kesehatan.

Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol dr Tri Yuwono Putra Tujuan mengatakan, pemeriksaan kesehatan secara berkala bertujuan mengecek secara dini kondisi kesehatan seluruh personel Polres Salatiga.

"Adapun pemeriksaan kesehatan dilakukan tim kesehatan Bid Dokkes Polda Jateng bekerja sama dengan Urdokkes Bagsumda Polres Salatiga serta Laboratorium Imam Bonjol Laboratorium (IBL) meliputi tensi, EKG, treadmill, gigi, darah, dan urin," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Pendopo Mapolresta Salatiga, Kamis (30/1/2020).

Menurut Kombes Pol dr Tri Yuwono Putra, semakin awal diketahuinya penyakit atau gangguan kesehatan, maka semakin cepat proses penanganannya. Sehingga tidak menjadi kronis dan berdampak buruk kepada anggota yang menderita penyakit.

Ia menambahkan, masih banyak personel Polri yang enggan secara dini melakukan pemeriksaan kesehatan sehingga masih banyak terjadi kasus kematian mendadak. 

"Dengan adanya pemeriksaan kesehatan secara berkala ini, diharapkan kasus serupa tidak terjadi. Pemeriksaan kesehatan ini dibiayani oleh dinas dan merupakan hak semua anggota," katanya.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono menyatakan, pemeriksaan kesehatan personil secara berkala ini merupakan langkah untuk deteksi dini kesehatan anggota. 

Lebih lanjut kata dia, sebagai rekomendasi pimpinan dalam penempatan anggota sesuai dengan kondisi kesehatannya dan sebagai rujukan kepada anggota yang akan mengikuti Dikbang karier atau spesialis.

"Jangan takut untuk memeriksakan kesehatan, karena kesehatan perlu diketahui sejak dini guna pengambilan langkah-langkah penanganan lebih lanjut," ujarnya (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved