Breaking News:

Total Gratifikasi Capai Rp 8,648 Miliar, Sebagian Digunakan Imam Nahrawi Nonton F1

Saat itu pihak konsultan mempresentasikan rencana pembuatan desain rumah milik Imam di wilayah Cipayung, yang selanjutnya disetujui oleh istrinya.

Editor: deni setiawan
ANTARA FOTO/RENO ESNIR
Tersangka asisten pribadi mantan Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum (tengah) berjalan meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (8/1/2020). KPK menyatakan berkas penyidikan Miftahul Ulum dalam kasus dugaan korupsi dana hibah dari pemerintah melalui Kemenpora pada KONI tahun anggaran 2018 tersebut dinyatakan sudah Lengkap dan siap disidangkan. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Terungkap untuk keperluan apa saja uang dugaan gratifikasi yang totalnya mencapai Rp 8,648 miliar dari beberapa pihak kepada mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Tak hanya Imam, uang gratifikasi tersebut juga dinikmati asisten pribadinya, Miftahul Ulum.

Hal tersebut dibeberkan secara gamblang oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Yang dibeberkan, mulai dari pembayaran desain rumah hingga pembayaran pembelian pakaian untuk Imam.

"Rp 2 miliar sebagai pembayaran jasa desain Konsultan Arsitek Kantor Budipradono Architecs dari Lina Nurhasanah (mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Program Indonesia Emas Kemenpora) yang bersumber dari uang anggaran Satlak Prima," kata jaksa KPK Titto Jaelani.

Satlak Prima merupakan singkatan dari anggaran Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas.

Latihan Perdana PSIS Semarang, Dragan Djukanovic Puji Kualitas Rumput Sintetis Stadion Citarum

Jadwal Terdekat PSIS Semarang, Laga Uji Coba Lawan Persik Kendal, Selanjutnya Launching Tim

Kasus Pria Bakar Alquran di Pemalang, Keluarga: Sering Bikin Coretan Aneh di Dinding Rumah

Kisah Pernikahan Viral, Guru Geografi Taklukkan Hati Artis Malaysia, Diawali dari Nomor Telepon

Menurut jaksa, saat itu pihak konsultan mempresentasikan rencana pembuatan desain rumah milik Imam di wilayah Cipayung, yang selanjutnya disetujui oleh istrinya, Shohibah Rohmah.

Pada saat itu dijalin kontrak antara pihak konsultan dan Shohibah dengan nilai Rp 700 juta.

Seiring beberapa waktu, Ulum, Imam, dan Shohibah melakukan pertemuan dengan pihak konsultan di rumah dinas Imam.

Dalam pertemuan itu, Shohibah minta dibuatkan desain interior butik dan kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved