Video Keluarga Pembakar Alquran Minta Maaf
Keluarga pelaku pembakaran Al-Qur'an yang terjadi pada hari Kamis (30/1/2020) di depan Rutan Pemalang menggelar konferensi pers
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Berikut ini Video Keluarga Pembakar Alquran Minta Maaf
Keluarga pelaku pembakaran Al-Qur'an yang terjadi pada hari Kamis (30/1/2020) di depan Rutan Pemalang menggelar konferensi pers di aula Mapolres setempat, Jum'at (31/1/2020).
Nur Fatikhin (45), kakak kandung dari Nuril Ma'arif (34) pelaku pembakaran tujuh Al-Qur'an membacakan surat pernyataan permintaan maaf, kepada seluruh umat muslim di Indonesia.
Berikut ini pernyataan resmi permintaan maaf yang dibacakan oleh Nur Fathikin yang juga kakak pelaku.
"Saya kakak kandung dari Nuril Ma'arif, mewakili keluarga untuk meminta maaf sehubungan dengan perkara yang melibatkan adik saya yaitu pembakaran kitab suci Al Quran, yang dilakukan pada hari Kamis (30/1/2020) di depan Rutan Pemalang.
"Adapun tindakan yang dilakukan oleh adik saya tersebut merupakan tindakan di luar dugaan kami selaku keluarga. Dimana, adik saya yang bernama Nuril Ma'arif mengalami depresi atau gangguan jiwa, mulai sejak bulan Juni 2019.
Kami mewakili atas nama keluarga dari Nuril Ma'arif, menyampaikan permohonan maaf kepada segenap umat islam atau umat muslim seluruh Indonesia, khususnya umat muslim di Kabupaten Pemalang."
"Demikian pernyataan mohon maaf kami sampaikan dari lubuk hati yang paling dalam, sebagai keluarga dari Nuril Maarif atas perhatianya kami ucapkan terimakasih.
Pemalang (31/1/2020), yang yang membuat pernyataan saya sendiri, Nur Fathikin," katanya.
Lokasi yang diduga pembakaran kitab suci Al-Quran di Alun-alun Pemalang, Kabupaten Pemalang. (ISTIMEWA)
Viral di Medsos
Seorang pria diduga telah membakar kitab suci Alquran di samping Rumah Tahanan (Rutan) Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (30/1/2020).
Pembakaran diduga Alquran viral di media sosial Instagram Pemalang.update.
Ciri-ciri pelaku yaitu pria berbaju oblong berwarna merah, menggunakan celana jins pendek, berambut pendek dan badan sedikit kekar.
Bahkan, pria yang belum diketahui identitasnya kini telah diamankan polisi dah saat ini masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Pemalang.
Saat Tribunjateng.com datang ke lokasi, hanya ada ada sisa-sisa bekas bakaran dan kertas bertulisan Arab.
Menurut keterangan Umi (58), seorang pedagang asongan yang berada di Alun-alun Pemalang mengatakan pelaku merupakan warga asing, karena ia baru pertama kali melihat.
Lokasi yang diduga pembakaran kitab suci Al-Quran di Alun-alun Pemalang, Kabupaten Pemalang. (ISTIMEWA)
"Kalau datangnya saya tidak tahu, tiba-tiba pria itu jongkok sambil bawa kertas-kertas dan lalu langsung membakar," katanya.
"Tidak hanya itu, pria tersebut juga membawa kitab seperti Al Quran yang dibungkus plastik berwarna hitam," kata Umi saat ditemui Tribunjateng.com.
Umi mengungkapkan kejadian pembakaran tersebut sekitar pukul 11.00 WIB.
"Setelah itu ada enam polisi yang datang dan mengamankan pelaku," ungkapnya.
Saat ini, pria yang diduga membakar kitab suci Alquran sedang dilakukan pemeriksaan intensif oleh Satreskrim Polres Pemalang. (Dro)