Kades Kabupaten Semarang "Mbengok", Tarikan PBB Tahun Ini Naik Nyaris 200 Persen

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Semarang tahun ini naik 130 persen hingga nyaris 200 persen.

Kades Kabupaten Semarang
tribunjateng/ist
ilustrasi blanko pajak bumi bangunan. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Semarang naik 130 persen hingga nyaris 200 persen.

Para kades di Kabupaten Semarang pun keberatan dengan hal tersebut.

Kades Kalongan, Yarmuji misalnya saat dihubungi Tribunjateng.com, berkata kenaikan PBB tersebut memberatkan warganya.

"Muncul kenaikan PBB sampai nyaris 200 persen dari pagu tahun sebelumnya. Sehingga membuat kami yang di desa berkeberatan," paparnya, Minggu (2/2/2020).

Menurut Yarmuji, dari Pemkab Semarang informasinya kenaikan PBB dilakukan tahun ini, lewat SPPT 2020.

Kades, menurutnya, berharap kenaikan PBB tersebut tak terjadi.

Sebab hal itu memberatkan masyarakat di desa.

Rusunawa Khusus Pekerja di Kendal, Harga Sewa Paling Mahal Rp 231.900

Ngamar dengan Istri Orang Sedang Hamil 7 Bulan, Oknum Polisi Bripka BA Duel dengan Suami Selingkuhan

Harga Pertamax Turun Mulai Hari Ini, Operator SPBU Semarang Baru Mengetahui Tadi Malam

Pasar Margasari Tegal Terapkan E-Retribusi Pada 2021, Disdagkop UKM: Tahun Ini Baru Ada Dua

"Keinginan kami kenaikan itu jangan terlalu banyak. Kalau bisa, untuk yang khususnya pedesaan itu jangan dinaikkan."

"Tanah-tanah pertanian malah jangan naik. Karena itu membebani petani yang terkadang hasilnya tidak signifikan," lanjutnya.

Menurut Yarmuji, jika kenaikan tersebut dibebankan pada masyarakat perkotaan dan kawasan industri, lebih masuk akal.

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved