Pelatihan Manajemen Pengelolaan Wisata, Bupati Umi : Pariwisata Sebagai Leading Sector Pembangunan

Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Tegal, menyelenggarakan pelatihan manajemen pengelolaan wisata pada Senin (3/2), di Rumah makan

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Tegal, menyelenggarakan pelatihan manajemen pengelolaan wisata pada Senin (3/2), di Rumah makan sembrani stable, jl. Raya Yomani-Guci, Desa Pagerwangi, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

Hadir untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut, Bupati Tegal Umi Azizah, Kepala Disparpora Kabupaten Tegal, Suharinto, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Tegal, Eko Budi Hartono, dan jajaran Pemerintahan Kabupaten Tegal.

Dalam sambutannya, Umi menyebut, pariwisata saat ini menjadi salah satu program unggulan daerah yang dijadikan sebagai leading sector pembangunan, dengan harapan dapat menggerakkan sektor-sektor lainnya supaya cepat tumbuh dan berkembang.

Juanda Bongkar Identitas Dony Pedro Pimpinan King of The King : Anggota TNI Aktif Pangkat Lettu

Wajah Zikria Dzatil Wanita Cantik, Penghina Risma Ditangkap : Saya Ketakutan, Seperti Dikejar-kejar

Berawal Hobi Nonton Film Ninja Jepang, Syamsul Warga Kendal Produksi Pedang Katana

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, AKBP RM Rusmin Perwira Polda Meninggal Kecelakaan Tertabrak Truk

Maka dari itu, pemerintah senantiasa terus berupaya melakukan berbagai kiat berupa penetapan kebijakan, pembinaan, dan pendampingan bagi dunia usaha, dan masyarakat untuk berperan serta dalam pembangunan pariwisata di Kabupaten Tegal.

"Saya merasa bangga, sebab kegiatan yang dilakukan hari ini adalah dalam rangka memperkuat kapasitas pengelola pariwisata di daerah ini.

Wisatawan akan senang datang dan berkunjung ke destinasi-destinasi wisata kita kalau pengelolaannya bagus," ujar Umi, pada Tribunjateng.com, Senin (3/2).

Pengelolaan di sini, lanjut Umi, berkaitan dengan manajemen usaha perjalanan wisata, manajemen pengelolaan destinasi pariwisata dan Sapta Pesona, penyusunan paket wisata, dan profesionalisme pemandu wisata (guide).

Hal-hal inilah yang harus diperhatikan oleh pengelola pariwisata apabila ingin agar pariwisata di Kabupaten Tegal maju.

Tentu ini menjadi tantangan bersama, tetapi Umi yakin bahwa melalui pelatihan-pelatihan seperti ini, serta pendampingan dari para narasumber yang berkompeten, tantangan-tantangan yang dihadapi berkaitan dengan pariwisata di daerah ini, semakin berkembang dari waktu ke waktu.

"Upaya-upaya yang kami lakukan di antaranya adalah pengembangan destinasi atau daya tarik wisata yang potensial, penguatan SDM, percepatan pembangunan infrastruktur sebagai daya tarik wisata, peningkatan pasar dan promosi, penguatan struktur budaya, serta pengembangan atraksi yang semuanya berorientasi pada peningkatan pendapatan daerah," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved