Breaking News:

Penipuan CPNS Belum Usai, Rp 59 Juta dan Mobil Korban Raib, Pelaku Ngaku Pegawai BKN Jateng

Kasus penipuan dengan dijanjikan bisa memasukkan seseorang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih saja terjadi.

TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Asep Mauludin memperlihatkan seragam PNS yang hendak diberikan ke korban di Mapolrestabes Semarang, Senin (3/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus penipuan dengan dijanjikan bisa memasukkan seseorang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih saja terjadi.

Seperti dialami korban berinisial ATD (22), warga Semarang Utara, Kota Semarang.

ATD yang merupakan warga asal Kabupaten Demak itu telah menyetorkan uang sebesar Rp 59 juta kepada penipu bernama Hartoyo (56).

Selain uang puluhan juta Rupiah, mobil milik korban pun turut diambil Hartoyo.

Rugi Luar Dalam Seusai Tiba di Semarang, Tak Cuma Diperkosa, Harta Wanita Brebes Ini Juga Digondol

Relokasi SMPN 16 Semarang Belum Jelas, DPRD Minta Apraisal Tanah Pengganti Selesai Bulan Ini

Nama PNS Disebut Pemilik Toko Modern Belum Berizin di Kudus, Beroperasi Sejak Oktober 2019

Kisah Nenek Kasturah, Penjaga Perlintasan KA Tanpa Palang di Pekalongan, Dua Tahun Gantikan Suami

Hartoyo yang diketahui merupakan warga Kabupaten Bantul, Yogyakarta itu akhirnya dilaporkan ATD pada Selasa (14/1/2020) ke Mapolrestabes Semarang seusai tertipu.

ATD ditipu dan dibawa lari mobilnya seusai bertemu dengan Hartoyo di Simpang Lima Semarang.

Saat itu, Hartoyo menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS palsu ke ATD.

Kemudian, ATD memberikan uang sebesar Rp 59 juta.

"Awalnya, pelaku meminta Rp 100 juta. Tetapi saya hanya punya Rp 59 juta."

"Itu saya serahkan ke pelaku sebagai transaksi karena telah menerima SK," tutur korban kepada Tribunjateng.com, Senin (3/2/2020).

Halaman
123
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved