Kamis, 23 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Video Pelatih Atletik Kondang Yon Dragon Meninggal di Salatiga

Selasa (4/2/2020), tokoh panutan Yon Daryono meninggal dunia pada usia 73 tahun.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Berikut ini video pelatih Atletik Kondang Yon Dragon meninggal di Salatiga.

Dunia olahraga Kota Salatiga khususnya cabang atletik berduka.

Selasa (4/2/2020), tokoh panutan Yon Daryono meninggal dunia pada usia 73 tahun.

Yon Dragon begitu ia biasa disapa merupakan pelatih sekaligus pendiri Padepokan Dragon Athletic Club Salatiga (1981) yang banyak melahirkan atlet-atlet lari jarak jauh.

Putri bungsu Yon Dragon, Lusiana (43) mengatakan kesehatan ayahnya mulai memburuk hingga tidak bersedia makan sejak, Minggu (2/2/2020).

"Bapak itu menderita sakit asam lambung, awalnya penyakitnya itu kambuh karena tidak mau makan. Kemudian dibawa ke RSUD dan diketahui ada benjolan pada paru-paru yang diduga infeksi," terangnya kepada  Tribunjateng.com, di Rumah Duka Komplek Stadion Kridanggo, Salatiga.

Lusiana bercerita, sebelum meninggal pada hari ini sekira pukul 15.00 WIB atas sakit yang diderita Yon Dragon sempat menjalani perawatan selama 11 hari di RSUD Salatiga.

Ia menambahkan, setelah kesehatannya mulai pulih dan diperbolehkan pulang rumah sakit keluarga memilih merawat Yon Dragon dirumahnya.

"Tapi sejak Minggu kesehatan beliau kembali memburuk. Kami keluarga menyampaikan permohonan maaf apabila sepanjang hidup bapak ada masalah, baik saat masih aktif menjadi pelatih maupun tidak," katanya

Pantauan di lokasi nampak sejumlah tetangga dan kerabat mulai berdatangan melayat. Satu diantaranya Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Salatiga itu mengaku sosok Yon Dragon merupakan legenda olahraga Salatiga yang sudah seperti ayah sendiri bagi banyak atlet.

"Pak Yon itu legenda beliau merupakan bapak dari banyak atlet nasional kita.
Selamat jalan pak yon. Kami akan meneruskan semangatmu dalam membawa Salatiga menuju prestasi olahraga dunia," ujarnya

Dance bercerita berkat ketekunan dan arahan serta kedisiplinan Yon Dragon, Kota Salatiga hampir dapat dipastikan setiap gelaran olahraga khususnya cabang atletik memperokeh medali emas.

Pemakaman Yon Dragon sendiri rencananya akan dilangsungkan besok Rabu (4/2/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ia meninggalkan seorang istri, dua orang putra dan seorang putri serta lima orang cucu.

Beberapa nama yang pernah merasakan kepelatihan Yon Dragon diantaranya ialah, Suryati, Maryati, Rumini Sudragni, Hanni Melon, Erni Ulatningsih.

Pada bagian putra, ada nama Noor Amin, Lestarianto, Hendro Suwarno, dan Lucen Yatindas. Sedangkan lingkup nasional, Erni Ulatningsih peraih emas PON Riau 2012. (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved