Breaking News:

Dukung Antikorupsi, Wali Kota Tegal Dedy Yon Tegaskan Aparat Negara Patuhi WBK

Polres Tegal Kota melakukan penandatangan pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK).

tribunjateng/fajar bahruddin achmad
Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah menandatangani pencanangan pembangunan zona integritas Polres Tegal Kota menuju WBK, disaksikan oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Forkompinda di Kota Tegal, Rabu (5/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Polres Tegal Kota melakukan penandatangan pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) di Mapolres Tegal Kota, Rabu (5/2/2020).

Pencanangan zona integritas tersebut, juga ditandangani oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Forkompinda di Kota Tegal.

Dalam kesempatan itu, anggota Polres Tegal Kota juga membacakan lima komitmen dalam membangun zona integritas.

Bantah Klaim PSK Digerebek di Padang Sumbar Sudah Disetubuhi, Andre Rosiade: Kondom Masih Utuh

Misteri Siswi SMP Meninggal di Gorong-gorong, Ayah Delis Sudah 2 Minggu Tak Masuk Kerja

Tak Pernah ke China, Seorang WNI di Singapura Positif Terinfeksi Virus Corona

Berbagai Alasan Naik Bus Saat Arus Balik Libur Pergantian Tahun

Inti lima poin tersebut yaitu, tidak meminta atau menerima pemberian, tidak korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), tidak diskriminatif dalam pelayanan dan penegakkan hukum, memberikan pelayanan terbaik mudah dan transparan, dan terakhir tidak memungut biaya lebih dari yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang- undangan.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah mengatakan, zona integritas merupakan predikat kepada Polri yang memiliki komitmen mewujudkan WBK.

Untuk itu, menurutnya, ini adalah langkah awal dalam implementasi dan komitmen dari Polres Tegal Kota.

"Pencanangan ini berdasarkan keputusan Kapolda Jateng. Polres Tegal Kota saat ini merupakan salah satu dari 23 satker atau satwil di jajaran Polda Jateng," katanya.

Sementara, Wali Kota Dedy Yon, mendukung penuh adanya komitmen Polres Tegal Kota untuk mewujudkan wilayah bebas dari korupsi.

Ia menilai, ini menjadi langkah supaya aparat penegak hukum di Kota Tegal betul- betul bersih.

Sehingga tidak ada penyelewengan atas nama jabatan.

"Ini pun menjadi wujud penataan pemerintahan yang baik dan efisien. Jadi bisa melayani masyarakat secara cepat dan profesional," ungkapnya.

Dedy Yon pun mengimbau, semua aparatur negara di Kota Tegal untuk menciptakan wilayah bebas dari korupsi.

Menurutnya, program unggulan era kepemimpinannya, juga menata pengelolaan pemerintah yang baik tanpa adanya KKN.

Ia mengatakan, indikatornya peningkatan kepuasaan masyarakat dalam pelayanan publik.

"Mari kita akhiri korupsi. Ingat sejatinya palayanan untuk memuaskan masyarakat. Dengan begitu masyarakat akan lebih sejahtera," jelasnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

SBY Restui Partai Dukung Anak Jokowi di Pilkada Solo 2020, Ini Tanggapan Gibran

Tak Seperti Biasanya di Wisata Guci Tegal, Jumlah Pengunjung Menurun 25 Persen

King of The King Dony Pedro Ternyata Anggota TNI AD Aktif di Infanteri, Kini Diperiksa di Pomdam

Kisah Bupati Sragen Tolak Permintaan Keponakan Ingin Jadi PNS, Ini Alasannya

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved