Anak-Anak TKI di Malaysia Tak Punya Kewarganegaraan, Tak Sekolah, Takut Ditangkap Polisi

"Sedih. Saya hidup di Malaysia tak boleh bekerja, tak boleh sekolah. Cita-cita saya pun tidak bisa saya teruskan karena tak boleh sekolah," ungkap Efa

Anak-Anak TKI di Malaysia Tak Punya Kewarganegaraan, Tak Sekolah, Takut Ditangkap Polisi
Ilustrasi
ilustrasi TKI 

TRIBUNJATENG.COM, KUALA LUMPUR - Banyak keturunan tenaga kerja Indonesia di Malaysia yang lahir tanpa bisa memiliki kewarganegaraan.

Mereka tidak bisa sekolah, tidak bisa bekerja.

Bahkan, hidup dalam ketakutan.

Risma: Dibilang Muka Saya Jelek, Tidak Layak di Jakarta

Tak Terima Ahok Disindir, Yunarto Wijaya Balas Andre Rosiade: DPR Rasa Satpol PP

Seusai Pelantikan Sekda, Ganjar Punguti Sampah Berserakan di Halaman Pendopo Kota Tegal

Tukang Parkir di Semarang Ini Bukannya Jaga Motor Tamu Malah Dicuri, Dijual di FB Rp 2 Juta

Disodori buku dan pulpen, seorang perempuan muda dengan cekatan menuliskan nama lengkap beserta nama panggilannya.

 
Huruf demi huruf ditulis secara rapi dan hasilnya dapat dibaca dengan jelas.

Tentu tulisan serapi itu tidak istimewa karena dibuat oleh seorang yang telah berusia 19 tahun.

Namun yang istimewa adalah sang penulis hanya sempat duduk di bangku sekolah dasar selama sekitar sembilan bulan saja.

"Saya duduk (tinggal) di rumah, tidak seperti budak (anak) lain setiap hari pergi ke sekolah.

Saya duduk di rumah saja.

Belajar menulis, belajar membaca dari kawan, kawan sekolah.

Halaman
1234
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved