Breaking News:

Berita Semarang

AWM Pengemplang Pajak yang Ditangani DJP Jateng 1 akan Dilimpahkan ke Kejari Semarang

Kasus tindak pidana perpajakan yang dilakukan AWM Direktur CV SP akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Semarang.

Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Kepala Kanwil DJP Jateng 1, Suparno 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus tindak pidana perpajakan yang dilakukan AWM Direktur CV SP akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Semarang.

Siaran pers dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng I, menyebutkan, AWM melanggar pasal 39 ayat (1) huruf i Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009.

"AWM disangka melakukan tindak pidana perpajakan, karena tidak menyetorkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang telah dipungut dari lawan transaksi," jelas Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Semarang, Triyanto, beberapa waktu lalu.

Tragedi Tewasnya Sopir Grab Kudus, Sempat Berpapasan dengan Istri di Malam Terakhir

Pengakuan WNI Sepulang dari Suriah, ISIS Perlakukan Perempuan Seperti Pabrik Anak, Dipaksa Nikah

Kecelakaan Mobil Vs Truk di Tol Bawen-Salatiga Tewaskan 1 Orang, Mobil Tak Berbentuk

Begini Reaksi Agustianne Marbun Pergoki Hotman Paris Pulang Subuh Setelah Kencan dengan Artis

Dilanjutkannya, perbuatan tindak pidana perpajakan tersebut dilakukan AWM sejak Januari 2014 hingga Desember 2016.

"Atas tindakannya, AWM menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sekitar Rp1 miliar lebih," paparnya.

Dijelaskannya, untuk kepentingan penyelidikan, AWM kini ditahan dan rencananya akan dibawa ke Lapas Kedung Pane.

"AWM akan diancaman hukuman penjara paling paling lama enam tahun serta denda maksimal empat kali lipat pajak terhutang," ucapnya.

Adapun Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I, Suparno mengatakan, pelimpahan kasus dapat dijadikan pelajaran dan efek jera (detterence effect) bagi wajib pajak lain.

“Kami harap kasus AWM bisa menjadi efek jera bagi wajib pajak lain.

Agar tidak mencoba melakukan tindak pidana perpajakan," kata Suparno. (bud)

BREAKING NEWS : Kecelakaan Truk di Jalur Pantura Sayung Demak, Macet Parah hingga Karangtengah

Risnah Korban Penusukan Suami di Tirto Pekalongan Dirujuk ke RSUD Kraton

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved