Berita Jateng

Anggota TNI Kodam IV Diponegoro Netral di Pilkada Jateng 2020

Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa menegaskan anggota TNI di Kodam IV Diponegoro netral pada pilkada serentak 2020 di Jateng

Anggota TNI Kodam IV Diponegoro Netral di Pilkada Jateng 2020
ISTIMEWA
Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa cek kesiapan pasukan di upacara gelar operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer tahun 2020 di halaman Mapomdam IV Diponegoro di Kelurahan Kalibanteng, Semarang, Jumat (14/02/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa menegaskan anggota TNI di Kodam IV Diponegoro netral pada pilkada serentak 2020 di Jateng yang bakal dihelat di 21 daerah.

Ini disampaikan Kasdam selepas membuka upacara gelar operasi Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer tahun 2020 di halaman Mapomdam IV Diponegoro di Kelurahan Kalibanteng, Semarang, Jumat (14/02/2020).

"Kami para prajurit TNI di pilkada serentak tahun 2020 di 270 wilayah di seluruh Indonesia dan khususnya 21 daerah di Jateng para prajurit dan PNS TNI harus memegang teguh komitmen netralitas TNI agar pilkada dapat terlaksana dengan aman, lancar serta sukses," cetus Kasdam.

Dipo Latief Pernah Kunci Azka di Kamar Mandi, Nikita Mirzani: Cara Dia Ngajarin Anak Itu Danger

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Warga Surabaya Tewas dalam Kecelakaan Bus Vs Truk di Tol Ungaran

Nikahi Warga Cilacap, Bule Belanda Ini Nafkahi Istri dengan Jualan Kebab di Teluk Penyu

Jadwal dan Live Streaming NET TV Badminton BATC 2020, Tim Putra Indonesia Lawan Tuan Rumah Filipina

Maka untuk meningkatkan profesionalitas prajurit,lanjut Kasdam, TNI memiliki Operasi Penegakan Ketertiban dan Operasi Yustisi, sasaran dari operasi ini seluruh prajurit dan pns TNI baik TNI AD, TNI AL maupun TNI AU.

Sehingga pelaksanaannya nanti akan melibatkan Polisi Militer TNI AD, AL dan AU, termasuk instansi terkait lainnya seperti Polda, BNN dan yang lainnya.

“Tujuannya untuk meminimalisisir pelanggaran baik desersi, lalin, disiplin dan pelanggaran lainnya," kata Jenderal bintang satu ini.

Kasdam berpesan sesuai intruksi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, operasi ini harus dikembangkan ke arah peningkatan profesionalitas petugas dan subjek hukum melalui upaya edukasi.

"Hal ini karena esensi operasi adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi prajurit dan pns TNI," jelasnya.

Kasdam menuturkan dalam melaksanakan tugas operasi, petugas tidak boleh bersikap arogan namun tetap tegas dan tidak ragu-ragu.

Petugas harus menerapkan inovasi-inovasi baru dalam penegakkan hukum sehingga dapat meningkatkan efektifitas dan optimalisasi pencapaian tugas pokok.

"Penguasaan tugas dan tanggung jawab tidak hanya terbatas pada UU dan aturan yang berlaku, tetapi juga perkembangan lingkungan strategis yang berpengaruh," tegas orang nomor dua di Kodam IV Diponegoro ini.

Diketahui operasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia yang mengambil tema Dengan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi 2020, Polisi Militer Siap Meningkatkan Ketaatan hukum, Disiplin dan Tata Tertib Prajurit Guna Membangun TNI yang Profesional dan Menjadi Kebanggan Rakyat Menuju Indonesia Maju. (Iwn)

Begini Reaksi Ariel NOAH Saat Ditanya Kapan Nikah: Gue Bukan Kaya Orang yang Belum Pernah Menikah

Kakek di Banjarnegara Lecehkan Bocah di Bawah Umur, di Toilet hingga Rumah Ibadah, Ini Modusnya

Video 2 Truk dan 1 Motor Kecelakaan di Simpang Hanoman Semarang

Prediksi Susunan Pemain, H2H, Live Streaming MNC TV Madura United Vs Persebaya Piala Gubernur Jatim

Penulis: iwan Arifianto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved