Berita Pekalongan

Ema Rachmawati Berharap Gakpotindo Bisa Lebih Inovasi dalam Kembangkan Tahu Tempe

Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakpotindo) bisa lebih mengembangkan inovasi dalam mengembangkan produksi tahu tempe.

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop dan UMKM) Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati berharap, Gabungan Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Gakpotindo) bisa lebih mengembangkan inovasi dalam mengembangkan produksi tahu tempe.

Hal tersebut diungkapkan, usai menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke X Gakpotindo di Hotel Santika Pekalongan, Kamis (13/2/2020) malam.

Menurutnya peluang usaha tahu tempe di Jawa Tengah masih sangat besar sekali.

"Saya pEmah melihat, ada pengusaha yang sudah mengekspor tempe dalam bentuk kaleng."

"Artinya, teman-teman yang bergerak dalam industri tahu tempe harus lebih kreatif untuk menciptakan varian-varian produktif, agar orang lain lebih suka dengan hasil testenya masing-masing," kata Ema kepada Tribunjateng.com.

Ema juga mengungkapkan di Magelang ada pengusaha tempe yang namanya Umiyako, berhasil mengekspor tempe dalam bentuk kaleng dan digemari di pasar benua Asia, Afrika dan Eropa.

Pihaknya juga mengungkapkan produksi tempe kaleng Umiyako tersebut, bisa bertahan 15 bulan dan tanpa pengawet.

"Oleh karena itu, saya pikir itu bisa menjadi tantangan bagi teman-teman koperasi tahu tempe, untuk bisa memulai mengembangkan inovasi tahu tempe dalam bentuk varian apapun," ungkapnya.

Kemudian mengenai RAT Gakpotindo pihaknya berharap koperasi ini bisa semakin maju serta memajukan tahu tempe di Indonesia.

"Kita mengetahui, bahwa tahu tempe merupakan warisan budaya Indonesia dan memiliki kandungan gizi yang baik. karenanya, perlu diperluas pemanfaatannya bagi generasi muda," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pusat Koperasi Tahu Tempe Indonesia Jawa Tengah, Sutrisno Supriyantoro dalam sambutannya mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para perajin tahu dan tempe.

"Ada banyak cara untuk meningkatkan kesejahteraan, diantaranya dengan membuat inovasi-inovasi olahan tahu dan tempe."

"Selain itu dalam RAT kali ini, kami bersama pengurus koperasi merencanakan ingin memulai mengekspor tahu tempe. Apabila, bisa ekspor ke luar negeri, maka kesejahteraan perajin bisa lebih sejahtera dimasa yang akan datang," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved