Berita Semarang

Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai, Seluruh Guru dan Siswa SMK Al Mina Bandungan Pakai Tumbler

Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, seluruh warga SMK Al Mina, Bandungan, Kabupaten Semarang, mulai menggunakan tumbler minum sebagai tempat

Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai, Seluruh Guru dan Siswa SMK Al Mina Bandungan Pakai Tumbler
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Para siswa dan guru SMK Al Mina Bandungan Kabupaten Semarang memamerkan tumbler minumnya di halaman sekolah, Jumat (14/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, seluruh warga SMK Al Mina, Bandungan, Kabupaten Semarang, mulai menggunakan tumbler minum sebagai tempat penyimpanan minum mereka.

Launching penggunaan tumbler minum dilakukan di halakan SMK Al Mina, Dusun Ngawinan, Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (14/2/2020).

Dalam launching yang dimulai dengan doa bersama tersebut, total 95 siswa dan 16 guru dan kepala sekolah minum air putih bersama menggunakan tumbler air minum tersebut.

Dipo Latief Pernah Kunci Azka di Kamar Mandi, Nikita Mirzani: Cara Dia Ngajarin Anak Itu Danger

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Warga Surabaya Tewas dalam Kecelakaan Bus Vs Truk di Tol Ungaran

Nikahi Warga Cilacap, Bule Belanda Ini Nafkahi Istri dengan Jualan Kebab di Teluk Penyu

BREAKING NEWS: Tak Diberi Rokok, Dua Remaja Tusuk Sopir Truk di Teluk Penyu Cilacap

Dalam kegiatan itu juga para siswa dan guru menempelkan sejumlah stiker bertuliskan ajakan hidup sehat di lingkungan sekolah.

Seorang siswi SMK Al Mina, Restu Ajeng, mengaku dengan adanya praktik tersebut maka akan mengurangi sampah plastik di lingkungan sekolahnya.

"Pastinya di kelas kelas menjadi bersih, dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar," jelas siswi kelas XI desain komunikasi visual itu.

Kepala SMK Al Mina, Nikma Lailatul Qodariyati, mengatakan kegiatan ini terinspirasi dari hari Valentine yang jatuh tiap 14 Februari.

Namun ia ingin membuat kegiatan yang lebih positif dan bisa dilakukan baik guru maupun siswa sekolah tersebut.

"Anak muda biasanya mengidentikkan Valentine sebagai bentuk kasih sayang kepada lawan jenisnya.

Sehingga kita apresiasi acara ini dalam bentuk yang lebih positif, yakni gerakan cinta lingkungan, katakan tidak dengan plastik sekali pakai," katanya.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved