Liga Champions

Manchester City Dilarang Tampil di Liga Champions Selama Dua Musim, Diduga Sudah Menipu UEFA

"BREAKING: UEFA announce Manchester City have been banned from the Champions League for two seasons and fined €30 million".

Manchester City Dilarang Tampil di Liga Champions Selama Dua Musim, Diduga Sudah Menipu UEFA
PAUL ELLIS / AFP
Gelandang Manchester City Raheem Sterling (C) merayakan gol kelima mereka dalam laga Grup C Liga Champions, Manchester City Vs Atalanta di Stadion Etihad Inggris, 22 Oktober 2019. 

TRIBUNJATENG.COM - Kabar mengejutkan datang dari badan sepak bola Eropa, UEFA pada Sabtu (15/2/2020) dini hari.

Diawali dari postingan akun Instagram @brfootball, dimana tertulis "BREAKING: UEFA announce Manchester City have been banned from the Champions League for two seasons and fined €30 million".

Yang bila diartikan secara singkat sebagai pengumuman apabila UEFA telah melarang Manchester City tampil selama dua musim.

Selain itu, Man City juga didenda 30 juta Euro.

Jadwal Penting Persib Bandung Jelang Liga 1 2020, Komisaris: Launching Tim Sedang Dimatangkan

Bukan Man City Apalagi Muenchen, PSG Peringkat Pertama Klub Kuat Urusan Finansial

Duh Begini Hati Pep Guardiola, Terancam Dipecat Seusai Lawan Real Madrid, Jika Man City Kalah

Video Proyek Tol Semarang Demak, Warga Sidogemah Sayung Geruduk Balai Desa

Mengapa demikian?

Dikutip dari Guardian, Sabtu (15/2/2020), dilarangnya Manchester City di Liga Champions selama dua musim berikutnya dan denda 30 juta Euro, setelah mereka diduga kuat telah menyesatkan badan sepak bola Eropa.

Selain itu pula terbukti melanggar aturan main dalam administrasi keuangan.

Beratnya larangan dan denda tersebut, mencerminkan keseriusan Badan Kepatuhan UEFA terhadap klub sepak bola Eropa yang melakukan pelanggaran, baik terhadap peraturan ataupun kode etik.

Manchester City dinyatakan bersalah oleh badan kontrol keuangan klub (CFCB) UEFA karena telah menggelembungkan pendapatan sponsor mereka.

Temuan bersalah tersebut mengikuti penyelidikan yang dipicu oleh publikasi email dan dokumen "bocor" oleh majalah Jerman Der Spiegel pada November 2018.

Halaman
1234
Penulis: deni setiawan
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved