DPRD Kabupaten Pekalongan

Bangsal bagi Pasien Sakit Jiwa Diusulkan dalam Musrembang Kesesi Kabupaten Pekalongan

Musrenbang Kecamatan Kesesi yang dilaksanakan di aula setempat menyerap aspirasi warga salah satunya bangsal untuk pasien sakit jiwa.

IST
Dr Ryan meminta dibuatkan bangsal untuk pasien sakit jiwa dalam Musrenbang Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Senin (18/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Musrenbang Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, di aula setempat menyerap aspirasi warga, Senin (10/02/2020).

Salah satunya dari dr Ryan yang meminta dibuatkan bangsal untuk pasien sakit jiwa, 

"Usulan kami sampaikan, saat Puskesmas Kesesi menjadi Rumah Sakit Kesesi mohon disediakan bangsal untuk rawat inap khusus pasien jiwa. Karena di Kabupaten Pekalongan belum ada," kata dr Ryan sekaligus kepala Puskesmas Kesesi 1.

Menurutnya, bangsal khusus untuk pasien sakit jiwa paling dekat di RS Djunaid itu pun sangat terbatas.

Kemudian yang lebih banyak ada di Semarang dan Magelang.

"Tujuan pertama yaitu untuk meningkatlkan aksesibilitas pasien sakit jiwa karena dokter spesialis sakit jiwa di Kabupaten Pekalongan sudah ada. Kedua biayanya tidak terlalu tinggi dan yang ketiga akan meningkatkan PAD Kabupaten Pekalongan," ungkapnya.

Pihaknya menginginkan minimal 25 tempat tidur khusus pasien sakit jiwa di RSUD Kesesi

"Syaratnya cukup banyak untuk membuat bangsal pasien jiwa, salah satunya harus terpisah dengan bangsal rawat inap pasien umun lainnya. Namun, kami optismis prospeknya cukup bagus," jelasnya.

Saat disinggung mengenai penyakit DBD di Kecamatan Kesesi, pihaknya mengungkapkan di Kecamatan Kesesi kasusnya cukup banyak.

Bbahkan setiap desa hampir ada kasus DBD. (dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved